Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Tiga Pekan Pasca Bencana, Mualem: Masih Ada Daerah Terisolir

redaksi by redaksi
21/12/2025
in Lintas Tengah
0
Relawan China Belum Maksimal di Aceh Akibat Terkendala Puing Kayu

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem saat memberikan keterangan kepada awak media usai menetapkan perpanjangan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh, di Pendopo Gubernur Aceh, di Banda Aceh, Rabu malam (10/12/2025). ANTARA/Rahmat Fajri

Jakarta – Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem memberi update kondisi Aceh hingga pekan ketiga pasca-bencana. Mualem mengakui masih ada daerah yang belum bisa ditembus dan hanya mengandalkan akses lewat udara dalam penyaluran logistik.

Daerah tersebut, kata Mualem, di pedalaman Aceh Utara hingga Kabupaten Bener Meriah. Di Aceh Tengah, sebagian daerah itu belum mendapat bantuan secara maksimal.

“Ada yang terisolir dan belum dapat bantuan sembako secara 100 persen, tentu kita akan jejaki lagi mana-mana yang belum dapat bantuan dan kita antar segera,” kata Mualem, Jumat (19/12).

Menurut Mualem ada beberapa faktor yang menghambat distribusi bantuan mandek menuju daerah terisolir, salah satunya yaitu medan yang dilalui. Bantuan terpaksa disalurkan melalui berjalan kaki hingga naik sepeda motor.

“Sulit [diakses] dengan medannya yang urgent dan bahaya terpaksa kita berjalan kaki, lewat sepeda motor dan helikopter,” katanya.

Lintas jalan nasional menuju Banda Aceh menurut Mualem kini sudah bisa dilalui setelah jembatan darurat di Bireuen rampung dikerjakan. Pihaknya kini memfokuskan untuk suplai bantuan ke daerah-daerah yang belum bisa diakses lewat darat.

“Tanpa dukungan dari pihak-pihak lain, itu tidak akan teratasi dalam waktu singkat,” kata Mualem.

Berdasarkan data yang di posko tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh per Sabtu (20/12), ada 430.316 warga masih terisolir dan tersebar di 41 kecamatan di 8 kabupaten terdampak bencana.

Rinciannya yaitu di Kabupaten Aceh Utara 2 kecamatan yaitu Sawang dan Langkahan. Lalu Aceh Timur di Kecamatan Serbajadi, di Aceh Tengah di Kecamatan Bintang, Ketol, Celala, Kute Panang, Silih Nara, Rusip Antara dan Kecamatan Linge.

Lalu di Bireuen di Kecamatan Kuta Blang, Gandapura, Peusangan Siblah Krueng, Peusangan Selatan dan Kecamatan Juli. Kemudian di Kabupaten Gayo Lues ada Kecamatan Pining, Betung, Dabun Gelang, Tripe Jaya, Blangjerango, Rikit Gaib dan Pantan Cuaca.

Untuk Kabupaten Bener Meriah daerah yang masih terisolir yaitu jalan menuju Syiah Utama, Pintu Rime Gayo, Gajah Putih, Permata, Timang Gajah dan Mesida. Lalu di Kabupaten Nagan Raya yaitu di Kecamatan Beutong Ateuh Benggala.

Kemudian di Aceh Tamiang rata-rata di semua pedalaman di 12 Kecamatan akses untuk jalan darat belum terbuka sepenuhnya. Penyaluran logistik dilakukan lewat udara hingga perahu dengan menyusuri sungai. Sementara akses darat hanya di bisa di lewati di seputar pusat ibu kota Aceh Tamiang yaitu Kuala Simpang.

Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan pemerintah bekerja keras untuk membantu masyarakat yang terkena musibah di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Prabowo menyebut setiap harinya petugas bekerja tanpa kenal lelah.

“Bencana kita hadapi dengan kompak, bersatu semua. TNI, Polri, BNPB [Badan Nasional Penanggulangan Bencana], Basarnas (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan), pemda, semua bekerja, relawan, rakyat,” ucap Prabowo dalam acara Akad Massal 50.030 KPR FLPP dan Serah Terima Kunci Rumah Subsidi di Serang, Banten, Sabtu (20/12).

“Mereka kerja siang malam, kerja siang malam. PLN, Pertamina, desa-desa terpencil kita antar [bantuan] pakai helikopter. Penerbang helikopter mempertaruhkan nyawa, daerah situ bukan daerah yang gampang, kabut cepat turun,” tuturnya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Aceh Butuh 200 Ribu Unit Rumah untuk Warga Korban Bencana

Next Post

Kemenkes Lepas Ratusan Relawan Dokter dan Nakes ke Aceh

Next Post
Kemenkes Lepas Ratusan Relawan Dokter dan Nakes ke Aceh

Kemenkes Lepas Ratusan Relawan Dokter dan Nakes ke Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Begini Respon Korban Banjir di Tamiang Dikunjungi Prabowo Saat Idul Fitri

Begini Respon Korban Banjir di Tamiang Dikunjungi Prabowo Saat Idul Fitri

22/03/2026
Prabowo: Seluruh Pengungsi Sudah Keluar dari Tenda

Prabowo: Seluruh Pengungsi Sudah Keluar dari Tenda

22/03/2026
Begini Cara Warga di Pulo Aceh Rayakan Idul Fitri

Begini Cara Warga di Pulo Aceh Rayakan Idul Fitri

22/03/2026
436 Warga Huntara Aceh Tengah Salat Idulfitri di Tenda Darurat

Warga di Huntara Aceh Saling Bersilaturahmi saat Lebaran

22/03/2026
Jak Bak Jeurat; Cara Warga Aceh Bersilaturahmi dengan Kerabat yang Sudah Tiada

Jak Bak Jeurat; Cara Warga Aceh Bersilaturahmi dengan Kerabat yang Sudah Tiada

22/03/2026

Terpopuler

Relawan China Belum Maksimal di Aceh Akibat Terkendala Puing Kayu

Tiga Pekan Pasca Bencana, Mualem: Masih Ada Daerah Terisolir

21/12/2025

Pernyataan Prabowo Soal Pemulihan 100 Persen Bikin Korban Banjir Aceh Geram

Isu Mosi Tak Percaya 67 Anggota DPRA Dinilai Operasi Politik Adu Domba, Soliditas di Bawah Zulfadhli Ditegaskan Tetap Kokoh

Prabowo: Seluruh Pengungsi Sudah Keluar dari Tenda

Begini Respon Korban Banjir di Tamiang Dikunjungi Prabowo Saat Idul Fitri

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com