Langkah-langkah terbaik wartawan dalam memilih narasumber yang baik adalah dengan riset mendalam untuk memastikan mereka menguasai topik, memiliki kredibilitas (pelaku, ahli, saksi mata), berkemampuan komunikasi yang baik (jelas, objektif, interaktif), dan menunjukkan sikap profesional untuk mendapatkan informasi yang akurat dan relevan dengan topik dan tujuan wawancara Anda.
1. Tentukan Tujuan dan Topik
Identifikasi topik dan tujuan: Pahami informasi spesifik apa yang Anda butuhkan, misalnya untuk berita aktual, analisis mendalam, atau motivasi.
Cari perspektif unik: Cari narasumber yang menawarkan sudut pandang berbeda untuk memperkaya wawancara.
2. Kriteria Narasumber
Keahlian & Pengalaman: Memiliki latar belakang kuat, kualifikasi, atau pengalaman relevan dengan topik.
Kredibilitas: Pelaku peristiwa, korban, saksi mata, ahli, atau pejabat,aktivis yang relevan dengan topik.
Kemampuan Komunikasi: Mampu menjelaskan hal kompleks secara sederhana, jelas, interaktif, dan tidak bias.
Objektivitas & Netralitas: Bersikap terbuka, jujur, tidak memihak, dan siap menerima masukan terutama memilih Narsum yang punya integritas.
3. Lakukan Riset Mendalam
Periksa latar belakang: Teliti kualifikasi, pengalaman, dan rekam jejak mereka di media.
Tinjau penampilan publik: Tonton wawancara atau presentasi mereka sebelumnya untuk menilai gaya komunikasi.
4. Prioritaskan Jenis Narasumber
Pelaku & Korban: Paling relevan untuk peristiwa, walau aksesnya sulit.
Saksi Mata: Memberikan informasi langsung yang mungkin tidak dimiliki pelaku/korban atau Narsum tersebut tidak menguasai bahan dan data.
Pakar/Ahli: Memberikan analisis dan konteks dari sudut pandang keahlian.
Pihak Berwenang,aktivis dan seterusnya : Memberikan informasi lengkap dan legal.
5. Hubungi dan Uji Coba (Jika Perlu)
Jelaskan kebutuhan: Sampaikan dengan jelas tujuan dan topik wawancara.
Lakukan pertemuan singkat: Jika memungkinkan, temui atau ajak bicara singkat untuk menilai kepribadian, kredibilitas, dan kesiapan mereka.










