Banda Aceh – Pelaksana Tugas (Plt) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh, Rian Firmansyah, BBA, M.Com, atau dikenal dengan panggilan Rian Syaf, secara resmi membuka Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Partai Demokrat Aceh Tahun 2026 di Kantor DPD Partai Demokrat Aceh, Lueng Bata, Banda Aceh, Minggu (25/1/2026) siang.
Forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menjaga stabilitas transisi kepemimpinan, serta mendorong keterlibatan aktif seluruh kader dalam pemulihan Aceh pascabencana.
Rian Firmansyah menyampaikan bahwa dirinya ditunjuk langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pada Kamis, 22 Januari 2026, sebagai Plt Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, menggantikan ketua sebelumnya yang mengundurkan diri karena mendapat penugasan pengabdian lainnya.
“Penugasan ini adalah amanah dan kehormatan sekaligus tanggung jawab moral untuk menjaga integritas organisasi serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rian Firmansyah.
Ia menegaskan, fokus utama kepemimpinannya adalah menjaga stabilitas transisi, melakukan konsolidasi internal, serta mempersiapkan Musyawarah Daerah (Musda) secara tertib dan demokratis.
Selain itu, Rian juga mendapat mandat khusus agar seluruh kader Partai Demokrat di Aceh, termasuk kepala daerah dan anggota legislatif, turut berperan aktif dalam mendukung pemulihan Aceh pascabencana.
“Partai harus hadir sebagai solusi atas persoalan masyarakat. Karena itu, seluruh struktur dan kader harus mengambil peran nyata di tengah rakyat,” katanya.
Menurut Rian, Rapimda bukan sekadar agenda rutin atau seremonial, melainkan ruang evaluasi, koordinasi, dan pemetaan kondisi faktual organisasi di daerah. Forum ini juga menjadi wadah untuk menghimpun aspirasi dari pengurus di tingkat kabupaten dan kota.
Tema Rapimda, “Konsolidasi dan Stabilisasi Internal Menuju Transisi Kepemimpinan”, dinilainya sebagai momentum memperkuat soliditas partai sekaligus menjaga kondusivitas organisasi.
Ia mengajak seluruh peserta Rapimda untuk berdiskusi secara terbuka, konstruktif, dan menjunjung tinggi etika organisasi, dengan mengedepankan kepentingan partai di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Hasil Rapimda akan dirumuskan dalam bentuk berita acara, notulen, dan rekomendasi yang menjadi dasar pertimbangan DPD serta bahan laporan kepada Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat.
Rapimda Partai Demokrat Aceh Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Rian Firmansyah, BBA, M.Com, dengan harapan forum ini melahirkan keputusan terbaik bagi kemajuan partai dan kemaslahatan masyarakat Aceh.
Acara tersebut menghadirkan pimpinan Cabang 23 Kabupaten/Kota di Aceh, pengurus Partai, kepala Badan, dan Dewan Pimpinan Pusat.[]










