Meulaboh – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat memastikan musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan total luas mencapai 58,7 hektare (Ha) saat ini sudah padam seluruhnya.
“Wilayah yang terdampak karhutla di tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Barat telah padam 100 persen,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah kepada wartawan, Sabtu malam di Meulaboh.
Ada pun lokasi kebakaran lahan di Kabupaten Aceh Barat yang saat ini telah padam total di antaranya, di Kecamatan Johan Pahlawan meliputi Desa Suak Raya seluas 10,5 hektare (Ha), Desa Lapang (Ujong Beurasok) seluas 9,5 Ha, Desa Suak Nie seluas 10 Ha.
Kemudian di Desa Aron Baroh, Kecamatan Woyla, seluas 0,5 Ha juga telah padam, di Kecamatan Meureubo meliputi Desa Alue Peunyareng seluas 1 Ha, Desa Ujong Tanoh darat 1 seluas 0,5 Ha, Desa Ujong Tanoh darat II seluas 0,5 Ha serta di Desa Ranto Panyang timur seluas 2 Ha juga telah padam seluruhnya.
Kebakaran di Desa Peulante, Kecamatan Bubon seluas 6,2 Ha juga telah padam, kebakaran di Desa Blang Luah, Kecamatan Woyla Barat seluas 4 Ha telah padam, Desa Meunasah Rambot, Kecamatan Kaway XVI seluas 11,5 Ha telah padam.
Teuku Ronald menambahkan kebakaran lahan di Desa Cot Rubek, Kecamatan Woyla Barat dengan total luas lahan yang terbakar di dua titik seluas 2,5 Ha juga telah sepenuhnya padam.
“Semua upaya pemadaman di seluruh lokasi telah selesai dipadamkan,” katanya.
Meski demikian, kata dia, Tim dari Pusdalops-Penanggulangan Bencana BPBD Aceh Barat hingga saat ini masih terus memantau wilayah-wilayah yang berpotensi munculnya titik api baru.
Teuku Ronald mengatakan kencang nya angin di lokasi kebakaran selama ini, juga menyebabkan upaya pemadaman menjadi terkendala, dan minimnya sumber air di sekitar lokasi kebakaran juga menjadi tantangan petugas dalam melakukan upaya pemadaman api di setiap lokasi.
Ada pun unsur yang terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran lahan di Aceh Barat di antaranya personel damkar Mako BPBD Aceh Barat, personel damkar Kecamatan Woyla, personel damkar Kecamatan Meureubo, personel damkar Kecamatan Kaway XVI, personel damkar Kecamatan Arongan Lambalek.
Kemudian personel Manggala Agni Sibolangit Balai Dalkarhut Sumatera, prajurit TNI dari Kodim 0105 Aceh Barat, prajurit TNI dari Yonif 116 Garda Samudra, personel Polres Aceh Barat, personel KPH Wilayah IV Aceh, personel DLHK Provinsi Aceh, serta masyarakat di sekitar lokasi kebakaran.




![[Opini] Sinkronisasi Antara Logika & Retorika](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-29-at-11.34.04-120x86.jpeg)





