Banda Aceh – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengingatkan korban bencana hidrometeorologi yang tinggal di hunian sementara (huntara) untuk dapat menjaga dan merawat hunian beserta fasilitasnya.
“Kami mengingatkan para penghuni agar menjaga dan merawat hunian sementara beserta fasilitasnya, karena seluruh fasilitas huntara disediakan gratis oleh pemerintah,” kata Iskandar Usman Al-Farlaky di Aceh Timur, Rabu.
Sebelumnya, Iskandar Usman Al-Farlaky mengunjungi huntara di Gampong Blang Nie, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur.
Huntara Gampong Blang Nie merupakan hunian komunal yang dibangun sebanyak 28 unit untuk warga terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda daerah itu pada akhir November 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Aceh Timur menyalurkan bantuan berupa paket kebutuhan pokok bagi penghuni huntara dan menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim di huntara itu.
Iskandar Usman Al-Farlaky mengatakan fasilitas yang disediakan di hunian sementara tersebut di antaranya listrik dan jaringan internet untuk komunikasi warga terdampak bencana yang tinggal di tempat itu.
“Semua fasilitas yang disediakan yakni, listrik dan jaringan internet diberikan gratis. Silakan jaga dan rawat dengan baik agar bisa terus digunakan bersama dalam jangka panjang,” kata Iskandar Usman Al-Farlaky.
Selain itu, kata Bupati Aceh Timur, pemerintah daerah juga akan terus mendorong berbagai bantuan tambahan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak bencana.
Pihaknya sudah menandatangani surat permohonan jatah hidup kepada satuan tugas pemulihan untuk masyarakat terdampak bencana yang kini tinggal di huntara.
“Kami berharap bantuan jatah hidup tersebut dapat segera disalurkan, sehingga masyarakat terdampak bencana yang kini tinggal di huntara terbantu dan merasakan kehadiran pemerintah,” kata Iskandar Usman Al-Farlaky.









