REDELONG – Dalam rangka menyukseskan Program Prioritas Masjid Ramah Pemudik Idul Fitri 1447 H/2026 M yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, delapan masjid di Kabupaten Bener Meriah diusulkan untuk mengikuti penilaian di tingkat provinsi.
Program ini bertujuan untuk memberikan pelayanan serta kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik saat Idul Fitri. Melalui program ini, masjid diharapkan dapat menjadi tempat singgah yang ramah bagi para pemudik dengan menyediakan berbagai fasilitas yang dibutuhkan selama perjalanan.
Kasubbag Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah, Riadiyansyah SE, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk umat Islam saja, tetapi juga mencerminkan nilai toleransi dan kerukunan antar umat beragama.
“Program ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjadi bagian dari ibadah. Kita ingin masjid hadir memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang melintas di daerah kita,” ujar Riadiyansyah saat memberikan arahan di Musholla Kantor setempat, Kamis, 12 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa masjid yang diusulkan harus memiliki kesiapan kepanitiaan yang lengkap serta fasilitas yang memadai bagi para tamu atau pemudik yang singgah. Selain itu, masjid juga diharapkan memiliki peran humas yang aktif dalam menyampaikan informasi terkait pelayanan yang disediakan.
Untuk mendukung penyebaran informasi kepada masyarakat, kegiatan ini juga akan bekerja sama dengan Radio Elshinta dalam memberikan informasi terkait arus mudik serta kondisi perjalanan.
Riadiyansyah juga menyinggung kondisi beberapa ruas jalan di wilayah Bener Meriah yang baru saja mengalami longsor. Oleh karena itu, kehadiran masjid ramah pemudik diharapkan dapat menjadi tempat singgah sekaligus sumber informasi bagi para pemudik yang melintas.
“Walaupun ada tantangan seperti kondisi jalan yang longsor, kita tetap berharap suasana mudik tetap meriah, aman, dan penuh kebersamaan,” tambahnya.
Melalui program ini diharapkan masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pelayanan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya bagi para pemudik yang melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman.[]









