Meulaboh – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat memastikan enam kepala keluarga (KK) penyintas banjir bandang di Desa Lawet, Kecamatan Pante Ceureumen sepakat untuk menempati hunian sementara setelah Idul Fitri.
“Berhubung situasinya saat ini sedang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat sepakat mereka baru akan menempati huntara setelah masa libur Lebaran usai,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah kepada ANTARA di Meulaboh, Sabtu.
Teuku Ronald mengatakan para penyintas bencana beralasan menempati huntara dalam kondisi Hari Raya Idul Fitri belum memungkinkan karena masih ingin merayakan Lebaran bersama sanak saudara mereka.
Selain itu, mereka juga beralasan momentum Idul Fitri dimanfaatkan untuk bersilaturahim, sebelum menempati huntara yang telah selesai dibangun oleh BNPB.
Saat ini pembangunan 12 unit huntara yang tersebar di Desa Lawet dan Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat telah selesai seluruhnya sesuai batas waktu yang ditentukan.
“Kalau sarananya sudah selesai, tinggal kita lengkapi isi huntaranya saja,” katanya.
Sebelumnya pada Selasa (10/2) sebanyak enam KK lainnya telah menempati huntara di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat.









