Banda Aceh – Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh mencatat jumlah angkutan kargo di bandara tersebut selama mudik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah mencapai 187 ton.
“Kargo yang masuk ke Aceh tersebut lebih banyak barang belanja daring yang dibeli oleh masyarakat melalui berbagai kanal belanja online,” kata General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara SIM, Setiyo Pramono di Blang Bintang, Aceh Besar, Selasa.
Ia menjelaskan penurunan angkutan kargo tersebut mungkin juga disebabkan berkurangnya belanja oleh masyarakat yang terdampak bencana.
Ia menyebutkan total angkutan kargo mudik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah hingga H-1 sebanyak 187 ton atau turun 3,7 persen dibanding tahun sebelumnya 194 ton.
“Turun sedikit mungkin karena intensitas belanja yang berkurang dampak dari sebagian warga yang masih terdampak akibat bencana banjir dan longsor,” katanya.
Lebih rinci ia menjelaskan total volume kargo hang tiba di Aceh selama mudik lebaran di Bandara Sultan Iskandar Muda diangkut dengan 260 flight.
Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar memiliki dimensi landasan pacu 3000 x 45 meter dengan area parkir pesawat mampu menampung delapan pesawat.
Adapun untuk kapasitas terminal lebih kurang 1,5 juta penumpang per tahun dan lebih kurang 3.400 penumpang per hari.










