Banda Aceh – Seorang anggota TNI yang menjadi pasukan Perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon Praka Farizal Rhomadhon gugur akibat serangan. Farizal merupakan prajurit Kodam Iskandar Muda.
“Anggota kita dari Batalyon 113 Jaya Sakti yang sedang Satgas di sana,” kata Kapendam Iskandar Muda Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal dalam keterangannya, Senin (3/3/2026).
Menurutnya, Farizal sudah hampir setahun bertugas sebagai pasukan perdamaian. Pria asal Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta itu meninggalkan istri dan seorang anak.
“Dia sudah hampir setahun bertugas di sana, sudah mau kembali juga. Mereka itu juga diberangkatkan dari Aceh,” jelas Mustafa.
Dilansir detikNews, seorang anggota TNI yang menjadi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) tewas akibat serangan di Lebanon. Indonesia mengecam serangan tersebut.
“Indonesia mengutuk keras insiden tersebut dan menyerukan penyelidikan yang menyeluruh dan transparan,” kata Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui akun X @Kemlu_RI, Senin (30/3).
Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan belasungkawa terdalam atas meninggalnya anggota TNI yang tergabung dalam UNIFIL. RI menegaskan kecaman atas serangan Israel ke Lebanon.
“Indonesia menegaskan kembali kecamannya terhadap serangan Israel di Lebanon selatan dan menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon, menghentikan serangan terhadap penduduk sipil dan infrastruktur, serta kembali ke dialog dan diplomasi untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan memajukan perdamaian,” tegas Kemlu.










