BIREUEN – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan madrasah di Kabupaten Bireuen. Sebanyak 140 peserta didik Madrasah Aliyah negeri dan swasta dinyatakan lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri ternama.
Pengumuman hasil SNBP 2026 yang dirilis secara online pada 31 Maret 2026 menjadi momen bersejarah bagi para siswa. Mereka berhasil menembus sejumlah kampus unggulan seperti Universitas Syiah Kuala (USK), Universitas Malikussaleh, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Politeknik Negeri Lhokseumawe, hingga UPN Veteran Yogyakarta.
Dari total kelulusan tersebut, empat siswa berhasil menembus program studi paling kompetitif, yakni kedokteran. Mereka adalah Anaya Syifa Ziya (MAN 1 Bireuen) yang diterima di Pendidikan Dokter USK, Teuku Danial Muazzi (MAN 5 Bireuen) di Universitas Malikussaleh, serta Muhammad Rizki Farhan dan Raisa Nabila (MAN 7 Bireuen) yang sama-sama diterima di Pendidikan Dokter USK. Selain itu, Kesya Indriani Sinaga dari MAS Al-Muslim berhasil menembus UPN Veteran Yogyakarta, menjadi satu-satunya peserta dari Bireuen yang diterima di luar Aceh.
Dari sisi bidang ilmu, para siswa tersebar pada berbagai program studi strategis. Bidang teknik dan teknologi mendominasi, seperti Teknik Sipil, Arsitektur, Lingkungan, Mesin, Informatika, dan Teknologi Informasi. Selain itu, bidang hukum, sosial, dan ekonomi juga diminati, meliputi Ilmu Hukum, Administrasi Negara, Ilmu Politik, Sosiologi, Akuntansi, Manajemen, hingga Ekonomi Syariah. Bidang pendidikan dan kesehatan turut menjadi pilihan, termasuk program kependidikan dan Kesehatan Masyarakat.
Secara kontribusi, MAN 3 Bireuen menjadi penyumbang kelulusan terbanyak dengan 32 siswa, disusul MAN 2 Bireuen (22 siswa), MAN 4 Bireuen (15 siswa), MAN 1 Bireuen (10 siswa), serta MAS Al-Muslim (9 siswa). Sementara itu, MAN 5 dan MAN 7 masing-masing meluluskan 8 siswa, MA Darussa’adah Cot Tarom (7 siswa), MAS Al-Mubarak dan MAS Kuta Blang masing-masing 5 siswa, serta MAS Azzanjabil dan MA Muhammadiyah Bireuen masing-masing 2 siswa.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Dr H Zulkifli SAg MPd, menegaskan bahwa capaian ini mencerminkan kualitas pendidikan madrasah yang terus berkembang. “Madrasah melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mulia dalam akhlak. Teruslah berinovasi dan menjadi inspirasi bagi peserta didik,” pesannya.
Hal senada disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Anis SAg. Ia menyebut capaian ini sebagai bukti nyata daya saing madrasah yang terus meningkat. “Kami akan terus mendorong peningkatan kualitas akademik agar prestasi ini terus bertambah setiap tahun,” ujarnya.
Capaian ini menegaskan bahwa madrasah di Kabupaten Bireuen mampu melahirkan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat nasional, dari calon dokter hingga profesional di berbagai bidang strategis. [ ]










