Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Pembersihan Lumpur Sisa Banjir di Aceh Dipastikan Terus Berjalan

redaksi by redaksi
11/04/2026
in Lintas Timur
0
Penyintas Bencana Aceh Timur Beralih Profesi Jadi Buruh Kayu

Warga berjalan melintasi jalan di antara tumpukan kayu bekas banjir di Desa Sekumur, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Selasa, 17 Maret 2026. ANTARA/Aloysius Lewokeda

Banda Aceh – Kepala Pos Komando Wilayah (Kaposwil) Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, menegaskan bahwa proses pembersihan lumpur bekas banjir terus berjalan secara intensif dengan hasil yang nyata di lapangan. Hal itu disampaikan Safrizal menepis narasi negatif yang berkembang di media sosial.

Safrizal menjelaskan kembali maksud pernyataannya mengenai istilah berat yang sempat disalahartikan oleh sejumlah pihak. Menurut dia, istilah tersebut adalah refleksi dari kerja keras tim di lapangan, bukan sebuah pengakuan ketidaksanggupan atau keputusasaan.

“Kami perlu tegaskan, bagi kami berat itu bermakna kita harus kerja keras dan tidak pernah menyerah. Semua ini tidak bisa dilakukan secara instan. Jadi semangatnya adalah semangat positif untuk menuntaskan tanggung jawab, bukan bermakna menyerah. Berat itu adalah realita medan yang sedang kami taklukkan bersama,” ujar Safrizal melalui keterangan tertulis, Sabtu, 11 April 2026.

Berdasarkan data operasional Satgas, dari total 519 lokasi yang menjadi sasaran di Aceh, sebanyak 480 lokasi telah berhasil dibersihkan sepenuhnya.

Sementara itu, sisa 39 lokasi lainnya saat ini dalam status on-going atau sedang terus dikerjakan. Lokasi sisa ini merupakan area pemukiman padat dan drainase sempit yang memerlukan penanganan manual yang teliti.

Guna mempercepat proses tersebut, dukungan personel terus dioptimalkan di titik-titik krusial. Di wilayah Aceh Tamiang, Satgas telah mengerahkan personel Praja IPDN untuk membantu percepatan pembersihan fasilitas publik dan lingkungan warga agar segera layak digunakan kembali.

Selain pengerahan personel kedinasan, Safrizal juga memaparkan keberlanjutan program Cash for Work (Padat Karya) Tahap II yang melibatkan partisipasi langsung masyarakat terdampak. Di Pidie Jaya, tepatnya di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua, program ini sedang berjalan aktif dengan melibatkan total 392 peserta.

“Kekuatan di Pidie Jaya terdiri dari 300 warga lokal, 80 personel Satpol PP dan BPBD, serta didampingi 12 personel TNI/Polri. Pelaksanaan gelombang pertama sudah berjalan pada 6-8 April, dan akan dilanjutkan kembali pada 14-17 April mendatang. Ini adalah bukti bahwa pemerintah dan masyarakat bahu-membahu di lapangan,” ungkap Safrizal.

Menutup klarifikasinya, Kaposwil Safrizal ZA meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh potongan informasi yang tidak utuh di media sosial. Ia memastikan bahwa seluruh infrastruktur vital dan jalan nasional (Tahap I) sudah tuntas 100 persen sejak Januari lalu, dan kini Satgas fokus menuntaskan pembersihan lingkungan pemukiman.

“Data adalah fakta, dan kerja kami adalah nyata. Kami tidak akan berhenti sampai lokasi terakhir benar-benar tuntas. Kami mengajak masyarakat untuk tetap optimis menyongsong tahap rehabilitasi dan rekonstruksi selanjutnya,” tutup Safrizal.

Sumber: metrotvnews.com

Previous Post

Mensos Salurkan Rp205 M Santunan Korban Bencana Tamiang

Next Post

Tim BRIN Kunjungi DKP Perkuat Kolaborasi Riset Kelautan dan Perikanan

Next Post
Tim BRIN Kunjungi DKP Perkuat Kolaborasi Riset Kelautan dan Perikanan

Tim BRIN Kunjungi DKP Perkuat Kolaborasi Riset Kelautan dan Perikanan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tim BRIN Kunjungi DKP Perkuat Kolaborasi Riset Kelautan dan Perikanan

Tim BRIN Kunjungi DKP Perkuat Kolaborasi Riset Kelautan dan Perikanan

11/04/2026
Penyintas Bencana Aceh Timur Beralih Profesi Jadi Buruh Kayu

Pembersihan Lumpur Sisa Banjir di Aceh Dipastikan Terus Berjalan

11/04/2026
Mensos Salurkan Rp205 M Santunan Korban Bencana Tamiang

Mensos Salurkan Rp205 M Santunan Korban Bencana Tamiang

11/04/2026
Sekda Serahkan Penghargaan API Award 2025 Kepada Pengelola Arung Jeram Lukup Badak

Sekda Serahkan Penghargaan API Award 2025 Kepada Pengelola Arung Jeram Lukup Badak

11/04/2026
Bupati Syech Muharram Dorong Hilirisasi Peternakan dan Serapan Tenaga Kerja

Bupati Syech Muharram Dorong Hilirisasi Peternakan dan Serapan Tenaga Kerja

11/04/2026

Terpopuler

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

09/04/2026

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

Heri Ahmadi dan 4 Tokoh Lainnya Dicalonkan Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com