Banda Aceh – Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi dua korban yang sebelumnya dilaporkan terseret arus di dua lokasi berbeda di Kabupaten Aceh Besar. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, mengatakan korban masing-masing bernama Razi Fahreza (13), warga Kabupaten Pidie, dan Ahmad Thalha (21), warga Pulau Nasi, Kecamatan Pulo Aceh.
“Korban berhasil ditemukan setelah dilakukan pencarian selama beberapa hari oleh tim SAR gabungan,” ujar Ibnu Harris, Rabu (3/6/2026).
Razi Fahreza dilaporkan hilang setelah terseret arus saat mandi di Pantai Pulau Kapuk, Kecamatan Lhoknga, pada Minggu (31/5). Dalam proses pencarian, tim SAR membagi personel menjadi dua kelompok, yakni penyisiran laut hingga dua kilometer dari lokasi kejadian dan penyisiran darat sejauh 1,5 kilometer.
Sementara itu, Ahmad Thalha dilaporkan jatuh ke laut saat memancing di Pulau Nasi pada Sabtu (30/5). Korban terpeleset saat menaiki tebing dan kemudian terseret arus.
Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet cepat (RIB) serta dibantu nelayan setempat dengan cakupan area hingga 15 mil laut. Korban akhirnya ditemukan terdampar di Pantai Deudap, Pulau Nasi.
Menurut Ibnu Harris, cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang mencapai 1,5 meter sempat menjadi kendala dalam operasi pencarian.
“Dengan ditemukannya kedua korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing,” pungkasnya.










