BLANGPIDIE – Dinas Sosial Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) menggelar kegiatan penyuluhan Sekolah Siaga Bencana (SSB) bagi pelajar tingkat Sekolah Dasar di wilayah Abdya.
Pada tahap pertama, sebanyak 8 Sekolah Dasar yang tersebar di Kabupaten Aceh Barat Daya menjadi sasaran sosialisasi dan simulasi tanggap bencana.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Abdya, Berry Primadona, SE menyampaikan, kegiatan ini bertujuan membekali siswa dan tenaga pendidik dengan pengetahuan dasar serta keterampilan menghadapi situasi darurat akibat bencana alam.
“Wilayah kita memiliki risiko bencana alam yang tidak bisa diprediksi. Edukasi mitigasi bencana perlu ditanamkan sejak dini. Melalui Penyuluh Sosial dan Pekerja Sosial, kami ingin memastikan anak-anak SD memiliki pemahaman awal tentang apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi,” ujarnya, Rabu (26/08/2026).
Dalam pelaksanaan di lapangan, tim Penyuluh Sosial memberikan materi secara interaktif dan mudah dipahami anak-anak. Materi yang disampaikan meliputi:
1. Pengenalan jenis-jenis bencana yang berpotensi terjadi di Abdya.
2. Tindakan penyelamatan diri, seperti berlindung di bawah meja saat gempa.
3. Titik kumpul aman dan jalur evakuasi mandiri di lingkungan sekolah.
4. Pemutaran video tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan simulasi evakuasi sederhana agar siswa lebih siap dan tidak panik saat menghadapi situasi darurat.
Tahap pertama yang menyasar 8 SD ini diharapkan menjadi pilot project terbentuknya budaya kesiapsiagaan di lingkungan pendidikan.
“Dinas Sosial Abdya berkomitmen untuk terus melanjutkan program mitigasi bencana ini secara bertahap ke sekolah-sekolah lain di seluruh wilayah Aceh Barat Daya,” tambah Berry.
Dengan adanya program Sekolah Siaga Bencana, diharapkan terbangun ekosistem sekolah yang tangguh, aman, dan siap merespons berbagai potensi ancaman bencana demi keselamatan peserta didik dan guru.








