Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mendukung pelaksanaan Profiling Aparatur Sipil Negara (Pro ASN) sebagai langkah strategis memperkuat penerapan sistem merit dalam pengelolaan aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.
Menurut Illiza, pemetaan potensi dan kompetensi aparatur menjadi fondasi penting untuk membangun ASN yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis. Penguatan kapasitas aparatur juga perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk mewujudkan birokrasi yang adaptif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan terkait pelaksanaan Pro ASN yang diikuti 225 ASN Pemerintah Kota Banda Aceh pada 8–9 September 2026 di Kantor Regional XIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Aceh.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bekerja sama dengan Kantor Regional XIII BKN Aceh tersebut diikuti pejabat administrator, pejabat pengawas, dan pejabat fungsional yang dibagi dalam empat sesi.
Kepala BKPSDM Kota Banda Aceh Emila Sovayana mengatakan profiling dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif dan objektif mengenai potensi, kompetensi, karakteristik, serta kapasitas ASN.
“Profiling ASN ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap dan objektif mengenai potensi, kompetensi, karakteristik, serta kapasitas ASN sebagai dasar pengelolaan sumber daya manusia aparatur, khususnya bagi ASN yang bertugas di seluruh OPD dalam lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh,” ujar Emila.
Menurutnya, hasil profiling akan menjadi landasan dalam mendukung pengembangan karier, peningkatan kompetensi, serta penempatan ASN sesuai potensi dan kapasitas masing-masing.
Emila berharap seluruh peserta mengikuti proses profiling secara sungguh-sungguh agar pemetaan kompetensi dapat menghasilkan data yang optimal.
“Dengan mengikuti kegiatan ini secara sungguh-sungguh, potensi, kompetensi, karakteristik, dan kapasitas setiap ASN dapat terpetakan dengan baik sehingga mendukung terwujudnya aparatur yang profesional dan berkinerja tinggi,” katanya.
Melalui Pro ASN, Pemerintah Kota Banda Aceh berupaya membangun pengelolaan aparatur yang semakin berbasis data dan merit. Hasil pemetaan diharapkan dapat mendukung pengembangan sumber daya manusia sekaligus memperkuat kualitas birokrasi dan pelayanan publik kepada masyarakat.








