BLANGPIDIE — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terus mengoptimalkan pengelolaan sampah menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.
Hal itu terlihat dari kesiapan empat unit mesin pencacah sampah yang telah ditempatkan di fasilitas pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir di Desa Iku Lhung Kecamatan Jeumpa.
Mesin cacah ini akan digunakan untuk mengolah sampah organik dan sampah lainnya menjadi produk bernilai ekonomi, seperti kompos dan bahan baku daur ulang. Dengan begitu, sampah tidak lagi hanya menjadi beban lingkungan, tetapi bisa memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Satu unit mesin incenurator (mesin peleleh) yang menggunakan tenaga listrik, dua unit mesin pencacah plastik dan sampah organik dan satu unit mesin pemilah sudah kita siapkan untuk optimalisasi sampah menjadi sumber ekonomi baru masyarakat,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Armayadi, ST, Kamis (22/10/2026).
Selain menjadi sumber baru ekonomi masyarakat, pengelolaan sampah ini juga akan menjadi sumbernya PAD Kabupaten Abdya, dimana pengelolaan sampah di TPA Iku Lhung itu melibatkan mintra kerja seperti UD Syahrul dan kelompok masyarakat lainnya yang bergerak di bidang pengelolaan persampahan Abdya.
Program ini merupakan bagian dari upaya mengubah paradigma pengelolaan sampah di Abdya dari pola kumpul-angkut-buang menjadi pola olah dan manfaatkan (Pola 3R) Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan Kembali) dan Recycle (Mendaur Ulang).
“Sampah jangan lagi dianggap sebagai masalah saja. Kalau dikelola dengan baik, sampah bisa menjadi sumber ekonomi baru. Mesin cacah ini salah satu langkahnya,” ujarnya Armayadi.
Ia menambahkan, DLH Abdya akan terus mendorong pemilahan sampah dari sumbernya, melibatkan gampong, sekolah, dan pelaku usaha, agar volume sampah yang dibuang ke TPA semakin berkurang dan lingkungan Abdya semakin bersih dan berseri.
“Kita ingin sampah jadi berkah. Lingkungan bersih, masyarakat pun dapat manfaat ekonominya,” pungkas Armayadi.
Disisi lain, Kadis Lingkungan Hidup Abdya mengajak masyarakat ikut ambil bagian untuk mengelola dan memanfaatkan sampah rumah tangga menjadi salah satu sumber pendapatan ekonomi.










