BLANGPIDIE – Tim Survei Aski Klinik Indonesia (Askin) telah melakukan survei selama dua hari pada Klinik Utama Rohana Memorial Clinic (MRC).
Ketua Umum ASKLIN Wilayah Aceh, dr.Teuku Yusriadi, Sp.BA didamping oleh dr. Teuku Muhammad Yus, Sp. Rad dan Kadinkes Abdya, S.ST, M.Kes beserta tim turun langsung melakukan monitoring di Klinik Utama Rohana Memorial Clinic yang beralamat di jalan Iskandar Muda Gampong Geulumpang Payong, Blangpidie Aceh Barat Daya, kamis (08/02/2024).
“Jadwal survei Klinik Utama RMC selama dua hari, kemarin tanggal (06/02) kami lakukan survei melalui daring atau by zoom, dokumen yang sudah di uplud oleh pihak Klinik Utama MRC kita verifikasi. Kemudian satu hari lagi yakni hari ini Kamis (08/02), kita turun langsung untuk memastikan apa yang telah disampaikan melalui zoom terbukti. Alhamdulillah hari ini kita sudah turun untuk mencocokkan apa yang tertera didalam dokumen, ternyata memang sesuai,” ungkap dr.Teuku Yusriadi.
Ia juga mengatakan bahwa, Klinik Utama RMC merupakan klinik perdana yang sedang dan sudah melakukan akreditasi di Aceh Barat Daya.
“Kita sangat mengapresiasi dan turut senang untuk klinik dr. Suherdi, Sp. PD ini, dimana tidak ada klinik lain di Abdya ini yang sudah terakreditasi. Kemudian seharusnya untuk klinik diberikan kesempatan selam dua tahun setelah izin operasional keluar untuk di akreditasi, namun dr. Edo dengan semangatnya yang luarbiasa, tiga hingga empat bulan langsung meminta untuk di akreditasi,” ungkap dr.Teuku Yusriadi.
Kenapa harus ada akreditasi, lanjutnya. Akreditasi itu penting untuk menilai status klinik, fasilitas pelayanan apakah memang layak atau tidak untuk pelayanan kesehatan. Jika da yang minor masih bisa diperbaiki, masyarakat pada prinsipnya akan melihat bahwa akses pelayanan kesehatan yang dikunjungi dan berobat di klinik yang telah terakreditasi.
“InsyaAllah tim kita dalam waktu 2X24 jam akan mengirimkan hasil survei ke LPA Pusat Askin Jakarta untuk diteruskan ke Kementerian Kesehatan. Kalau sudah di akreditasi akan sangat aman sekali untuk pelayanan kesehatan yang ada di Abdya,” imbuh dr.Teuku Yusriadi.
Sementara itu, CEO Klinik Utama Rohana Memorial Clinic (MRC), dr. Suherdi, Sp. PD atau yang akrab disapa dr. Edo mengatakan, ada beberapa usaha yang dilakukan untuk proses akreditasi tersebut, diantaranya ialah izin prinsip dasar dari pemerintah daerah dan beberapa izin lainnya, tahap pembangunan kemudian mengajukan kerjasama dengan BPJS dan mengajukan akreditasi, selanjutnya penetapan kredinsial.
“Nanti kita akan lakukan perjanjian kerjasama dengan BPJS atau asuransi lainnya. Setelah itu kita baru bisa menerima pasien-pasien BPJS dengan tidak membayar. Klinik kita nanti akan menerima pasien anak, pasien penyakit dalam, saraf dan jiwa. Konsep pelayanan kita rawat jalan, rawat inap dan pelayanan UGD. Ada beberapa juga penunjang klinik kita, seperti radiologi, laboratorium, ambulans, apotik dan penunjang lainnya,” kata dr. Edo.
Diketahui, nama Klinik Utama Rohana Memorial Clinic (MRC) diambil dari nama almh ibu kandung dr. Edo yakni Rohana. Termotivasi dari nama ibunya kemudian dr. Suherdi, Sp. PD menyematkan nama kliniknya dengan Klinik Utama Rohana Memorial Clinic (MRC).
“Dulu sewaktu hidup, ibu kami meminta saya untuk mendirikan sebuah klinik. Alhamdulillah cita-cita itu tercapai,” pungkas dr. Edo. [Rusman]











