Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Divonis Mati, Eks Kasat Narkoba Polres Lamsel Loloskan Sabu 150 Kg

redaksi by redaksi
01/03/2024
in Nasional
0
Divonis Mati, Eks Kasat Narkoba Polres Lamsel Loloskan Sabu 150 Kg

Sidang putusan eks Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan, AKP Andri Gustami di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Kota Bandarlampung, Kamis (29/2). (ANTARA FOTO/ARDIANSYAH)

Bandarlampung – Mantan Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan AKP Andri Gustami divonis hukuman pidana mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Kota Bandarlampung, Kamis (29/2).

Terdakwa menjadi kurir jaringan narkoba Internasional Fredy Pratama dan terbukti telah meloloskan narkotika jenis sabu-sabu seberat 150 kilogram di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Dalam sidang putusan ini, Ketua Majelis Hakim, Lingga Setiawan menyatakan terdakwa Andri Gustami terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UNdang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Andri Gustami dengan hukuman pidana mati, dan terdakwa tetap berada dalam tahanan,” kata Majelis Hakim, Kamis (29/2).

Majelis Hakim menilai perbuatan terdakwa Andri Gustami berdampak negatif secara luas dan merusak generasi bangsa. Terdakwa juga tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika.

Selain itu, lanjutnya, perbuatan terdakwa itu selama jadi Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan dianggap telah mengkhianati institusi Polri dan Pemerintah Indonesia.

“Terdakwa juga memperdaya saksi-saksi yakni Sofia, Eko dan Selva sebagai alat untuk menampung uang dari hasil kejahatan penjualan narkoba. Jumlah narkoba yang diloloskan terdakwa dalam jumlah besar seberat 150 kilogram,” ungkapnya.

Majelis Hakim menyatakan tidak ada yang meringankan terdakwa Andri Gustami.

“Tidak ada hal-hal yang meringankan terdakwa,”jelasnya.

Atas vonis tersebut, terdakwa eks Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan Andri Gustami diberikan kesempatan Majelis hakim untuk memberikan tanggapan.

“Pikir-pikir yang mulia,”kata terdakwa Andri.

Usai persidangan putusan, terdakwa Andri Gustami menyebutkan vonis yang dijatuhkan terhadap dirinya tidak adil.

“Tidak adil,” sebutnya.

Kemudian kuasa hukum terdakwa, Ali Butho mengatakan akan melakukan upaya banding atas vonis mati yang telah dijatuhkan terhadap kliennya.

“Kita menolak putusan vonis tersebut, dan kita akan melakukan banding,”kata dia.

Begitu juga dengan terdakwa Andri Gustami menyatakan akan mengajukan banding.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eka Aftarini menyatakan bahwa vonis itu sudah sesuai dengan tuntutan.

“Putusan itu sudah sesuai tuntutan kita, sesuai fakta perbuatannya dan sesuai yang selama ini kita harapkan,”ucapnya.

Ketika disinggung soal upaya banding yang dilakukan oleh terdakwa, penuntut umum Eka mengatakan, pihaknya juga akan melakukan upaya hukum.

“Ya kita juga akan melakukan upaya hukum, dan vonis itu tidak berubah tetap dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1),”tukasnya.

Diketahui, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa terdakwa Andri Gustami telah meloloskan sabu-sabu seberat 150 kilogram dan 2.000 butir pil ekstasi melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan dengan rentan waktu Mei-Juni 2023.

Dari bisnis gelapnya meloloskan barang haram (narkoba) tersebut, terdakwa mendapat upah Rp1,2 miliar lebih.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Kronologi Israel Bunuh Massal Warga Palestina Antre Bantuan di Gaza

Next Post

PGN dan Conrad Energy Jajaki Pasokan Gas Domestik dari Aceh

Next Post
PGN dan Conrad Energy Jajaki Pasokan Gas Domestik dari Aceh

PGN dan Conrad Energy Jajaki Pasokan Gas Domestik dari Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kasdam Iskandar Muda Kunker ke Kodim 0107/Aceh Selatan, Tekankan Profesionalisme dan Peran Strategis Babinsa

Kasdam Iskandar Muda Kunker ke Kodim 0107/Aceh Selatan, Tekankan Profesionalisme dan Peran Strategis Babinsa

11/06/2026
Imigrasi Banda Aceh Deportasi Warga Negara Kanada

Imigrasi Banda Aceh Deportasi Warga Negara Kanada

11/06/2026
BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Aceh Barat

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Aceh Barat

11/06/2026
Riyaldi Dinilai Tepat Pimpin KNPI Aceh Selatan, Dinilai Mampu Hadirkan Semangat Baru Organisasi Kepemudaan

Riyaldi Dinilai Tepat Pimpin KNPI Aceh Selatan, Dinilai Mampu Hadirkan Semangat Baru Organisasi Kepemudaan

11/06/2026
Empat Rumah di Permata Hangus ‘Dilalap’ Sijago Merah

Empat Rumah di Permata Hangus ‘Dilalap’ Sijago Merah

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com