Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Pasukan Bayaran Wagner Group Rusia Ganti Nama di Afrika, Kenapa?

redaksi by redaksi
08/03/2024
in Internasional
0
Rusia Ganti Posisi Wagner dengan Pasukan Khusus Akhmat dari Chechen

Rusia tandatangani kontrak dengan kelompok Akhmat dari pasukan khusus Chechen, gantikan Wagner Group.Foto: REUTERS/STRINGER

Jakarta – Pasukan bayaran asal Rusia Wagner Group mulai mengganti nama di Afrika menjadi Africa Corps.

Pernyataan tersebut muncul imbas munculnya isu bahwa Wagner Group semakin merambah di Benua Afrika.

Sejak kematian pemimpinnya Yevgeny Prigozhin pada Agustus 2023, Wagner Group berencana ingin tampil dengan wajah baru dan tidak lagi menggunakan nama Wagner.

Mengapa demikian?

Pengaruh Prigozhin selaku pemimpin Wagner Group telah menjalar hingga ke Afrika.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Alessandro Arduino, Prigozhin telah mengawasi dan membentuk Badan Penelitian Internet yang beroperasi sebagai cabang propaganda kelompok tersebut.

Hal itu ia jadikan sebagai salah satu pendekatan terhadap beberapa negara di Afrika yang saat ini masih terlibat konflik.

Penguasaan tersebut mencakup tambang emas di Republik Afrika Tengah hingga tambang berlian di Sudan.

Arduino mengungkapkan bahwa jaringan Prigozhin dapat bertahan cukup lama selama aturan bisnis dan tentara bayaran tetap berlaku, seperti dikutip dari the Conversation.

Lebih dari itu, keterlibatan Wagner Group di Republik Afrika Tengah sangat penting dalam keberlangsungan tambang emas. Hal ini sebagai bukti bahwa warisan dan pengaruh Prigozhin telah menjalar luas di Afrika.

Wajah baru Wagner Group

Wagner Group kini mengganti namanya menjadi Africa Corps. Menurut Arduino, Africa Corps ingin mengubah menjadi unit paramiliter dengan kedok badan intelijen militer asing Rusia.

Mereka juga sempat terpecah menjadi beberapa faksi yang kemudian bertindak sebagai pengawal pribadi bersenjata lengkap bagi panglima perang setempat.

Korps tersebut juga dikerahkan oleh Moskow untuk membantu berperang dalam konflik demi memenuhi kepentingan geopolitik Rusia.

“Pembentukan Africa Corps di bawah payung kementerian pertahanan Rusia menunjukkan bahwa upaya sedang dilakukan untuk mengembalikan keadaan setelah pembubaran Wagner Group karena korps akan mengambil alih operasinya,” ujar Senior Fellow Piotr Żochowski dan Research Fellow Miłosz Bartosiewicz.

Pada akhir Januari, Africa Corps secara terbuka menyatakan di Telegram bahwa mereka mengerahkan 100 personel ke Burkina Faso untuk membantu pemimpin baru negara itu, Ibrahim Traore, memukul mundur pemberontakan Islam di wilayah Sahel.

Mereka juga sudah melakukan sejumlah operasi di Mali dan Libya selama beberapa bulan terakhir. Namun, Wagner masih berusaha mendapatkan pijakan di Burkina Faso yang sejak Januari 2022 dipimpin oleh junta militer imbas kudeta.

“Kami terus bekerja di benua Afrika dan kami terus bekerja di Belarus. Kami terus bekerja demi kebaikan Rusia,” kata pemimpin baru sekaligus veteran Wagner, Anton Yelizarov, dalam sebuah video yang rilis awal Februari lalu.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Bawaslu Putuskan KPU Bandung Barat Langgar Aturan Gelembungkan Suara

Next Post

Ibu Pembunuh Anak 5 Tahun di Bekasi Ditetapkan Jadi Tersangka

Next Post
Sebar Video Mesum dengan Pacar, Wanita di Pangkalpinang Ditangkap

Ibu Pembunuh Anak 5 Tahun di Bekasi Ditetapkan Jadi Tersangka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dewan Terima Aspirasi Pedagang di Jalan Tengku Chik Pante Kulu

Dewan Terima Aspirasi Pedagang di Jalan Tengku Chik Pante Kulu

30/09/2026
Dari Aceh ke Panggung Nasional, EduSecure IoT Antar MTsN 1 Banda Aceh Raih Medali Perak OPSI 2026

Dari Aceh ke Panggung Nasional, EduSecure IoT Antar MTsN 1 Banda Aceh Raih Medali Perak OPSI 2026

30/09/2026
Buka Workshop AD/ART Balee Inong, Afdhal: Perempuan Pilar Utama Kemajuan Kota

Buka Workshop AD/ART Balee Inong, Afdhal: Perempuan Pilar Utama Kemajuan Kota

30/09/2026
32 Pejabat di Aceh Utara Ikut Uji Kompetensi

32 Pejabat di Aceh Utara Ikut Uji Kompetensi

30/09/2026
Kemenag Salurkan Bantuan Rp6,6 Miliar Pulihkan 9 PTKIS di Aceh

Kemenag Salurkan Bantuan Rp6,6 Miliar Pulihkan 9 PTKIS di Aceh

30/09/2026

Terpopuler

Rusia Ganti Posisi Wagner dengan Pasukan Khusus Akhmat dari Chechen

Pasukan Bayaran Wagner Group Rusia Ganti Nama di Afrika, Kenapa?

08/03/2024

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com