Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Polisi Buru Empat DPO Penyelundupan Rohingya ke Aceh

redaksi by redaksi
04/04/2024
in Lintas Barat Selatan
0
Polisi Buru Empat DPO Penyelundupan Rohingya ke Aceh

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat, Iptu Fachmi Suciandy. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

Meulaboh- Personel Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat memburu empat orang warga asal Aceh yang diduga kuat terlibat dalam aksi penyelundupan 75 orang etnis Rohingya ke wilayah Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat.

“Keempat pelaku kita lakukan pengejaran karena mereka terlibat sebagai pelaku penyelundupan etnis Rohingya ke Aceh dari Bangladesh,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat, Iptu Fachmi Suciandy kepada wartawan di Meulaboh, Rabu.

Ada pun keempat pria yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) tersebut diantaranya S (40 tahun), warga Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, K (40 tahun) warga Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan.

Kemudian R (40 tahun) warga Desa Drien Kipal, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya, serta MK Alias Pak Cik (45 tahun), warga Kecamatan Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat
Daya.

Iptu Fachmi Suciandy mengatakan keenam pelaku tersebut diduga ikut terlibat melakukan penyelundupan etnis Rohingya yang didatangkan dari negara Bangladesh dengan tujuan ke Malaysia, dan transit ke wilayah Provinsi Aceh yang diduga dilakukan pada pertengahan bulan Maret 2024 lalu.

Para pelaku melakukan penjemputan puluhan etnis Rohingya menggunakan satu unit Kapal Motor Rizky Nelayan di perairan Kepulauan Sabang, Provinsi Aceh.

Berdasarkan keterangan dari sejumlah tersangka yang sebelumnya telah berhasil dilakukan penangkapan, kata Fachmi Suciandy, puluhan etnis Rohingya yang berasal dari Bangladesh tersebut rencananya akan didaratkan ke wilayah Ujung Raja, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.

Namun saat berada di wilayah perairan Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, KM Rizky Nelayan yang mengangkut puluhan etnis Rohingya tersebut diduga mengalami kecelakaan dan terbalik di laut lepas.

Fachmi Suciandy mengatakan berdasarkan keterangan yang diperoleh dari HS, salah satu tersangka yang sebelumnya telah berhasil dilakukan penangkapan, kelompok sindikat tersebut akan menerima bayaran dari seorang agen yang berada di Malaysia sebesar Rp5 juta per orang, apabila etnis Rohingya tersebut berhasil masuk ke Malaysia.

“Mereka (pengungsi) sengaja didaratkan ke Aceh, lalu kemudian rencananya akan diangkut menggunakan truk menuju ke Tanjung Balai, Provinsi Sumatera Utara, dan dari Tanjung Balai akan diseberangkan ke wilayah Tanjung Selangor Malaysia,” kata Fachmi Suciandy.

Hingga kini, kepolisian masih terus berupaya memburu sejumlah pelaku yang diduga terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana penyelundupan manusia ke wilayah Aceh, guna diproses sesuai aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

Sumber: Antara

Previous Post

418.826 Siswa di Aceh Mulai Terima Bantuan Program Indonesia Pintar 2024

Next Post

Masyarakat Sipil Minta Pemprov Aceh Dukung Ratifikasi ILO C-188

Next Post
Masyarakat Sipil Minta Pemprov Aceh Dukung Ratifikasi ILO C-188

Masyarakat Sipil Minta Pemprov Aceh Dukung Ratifikasi ILO C-188

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Imigrasi Deportasi Empat WN China Langgar Izin di Aceh

Imigrasi Deportasi Empat WN China Langgar Izin di Aceh

01/07/2026
USK Apresiasi Bantuan Pemerintah Jepang untuk Penguatan Mitigasi Bencana di Aceh

USK Apresiasi Bantuan Pemerintah Jepang untuk Penguatan Mitigasi Bencana di Aceh

01/07/2026
Mahasiswa Tagih Janji Politik: Masyarakat Berhak Bertanya di Mana Letak ‘Arah Baru Abdya Maju’ Jika APBK Hanya untuk Foya-Foya

Mahasiswa Tagih Janji Politik: Masyarakat Berhak Bertanya di Mana Letak ‘Arah Baru Abdya Maju’ Jika APBK Hanya untuk Foya-Foya

01/07/2026
Mualem Pastikan Hilirisasi Migas Blok Andaman

Mualem Pastikan Hilirisasi Migas Blok Andaman

01/07/2026
Siswa SMAN 2 Sinabang Lolos ke Provinsi Seleksi Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ

Siswa SMAN 2 Sinabang Lolos ke Provinsi Seleksi Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ

01/07/2026

Terpopuler

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

30/06/2026

Polisi Buru Empat DPO Penyelundupan Rohingya ke Aceh

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

PN Meureudu Berhasil Laksanakan Eksekusi Sukarela Ruko di Pidie Jaya

Sekda Aceh Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I LAN RI

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com