Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Indosat-USK Kerjasama Digitalisasi Konservasi Mangrove di Aceh

redaksi by redaksi
23/04/2024
in Kampus, Nanggroe
0
Indosat-USK Kerjasama Digitalisasi Konservasi Mangrove di Aceh

Perwakilan Indosat Ooeredo dan Wakil Rektor I USK Banda Aceh, perwakilan DKP Aceh saat melihat teknologi sensor mangrove, di Auditorium MIPA USK, di Banda Aceh, Senin (22/4/2024) (ANTARA/Rahmat Fajri)

Banda Aceh – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menjalin kerja sama digitalisasi konservasi mangrove di Aceh menggunakan teknologi sensor bersama Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh dan Global System for Mobile Communication Association (GSMA).

“Kami mengucapkan terima kasih atas inisiasi kerjasama Indosat. Mudah-mudahan teknologi sensor itu membantu meningkatkan kualitas tambak dan edukasi masyarakat tidak merusak lingkungan jika ingin berusaha tambak,” kata Wakil Rektor I USK Banda Aceh Prof Agussabti di Banda Aceh, Senin.

Dirinya menyampaikan, bahwa sebagian masyarakat Aceh merupakan petambak tradisional, lalu pengetahuan dan infrastruktur di Aceh juga masih terbatas, sehingga mereka menebang mangrove jika mau menambak udang.

Akibatnya, kegiatan pertambakan udang tradisional itu memberikan dampak negatif terhadap lingkungan hingga pertumbuhan perekonomian tambak. Kemudian, kualitas air juga memburuk karena hilangnya mangrove.

Maka dari itu, lanjut dia, dibutuhkan solusi dalam rangka meminimalisir hal tersebut, dan masuknya teknologi kecerdasan buatan melalui sensor yang diprakarsai Indosat ini merupakan salah satu langkah monitoring mangrove secara real-time.

“Teknologi melalui sensor merupakan solusi memonitoring kualitas air secara real-time, dan ini juga dapat memantau pertumbuhan mangrove. Mudah-mudahan dengan teknologi itu bisa memperbaiki tambak di Aceh,” ujar Prof Agussabti.

Sementara itu, Director and Chief Business Officer IOH, M Danny Buldansyah, program tersebut merupakan salah satu wujud dukungan terhadap konservasi mangrove di wilayah pesisir untuk mengantisipasi dampak abrasi berdasarkan pengalaman bencana tsunami Aceh 2004 silam.

“Program digitalisasi konservasi mangrove menjadi wujud tanggung jawab sosial Indosat di bawah pilar lingkungan melalui edukasi tentang pentingnya keberadaan mangrove dalam keberlanjutan ekosistem lingkungan,” kata M Danny.

Dirinya menjelaskan, program kolaborasi dengan USK ini juga mendorong penelitian guna memperkuat peran teknologi dalam pelestarian lingkungan. Langkah ini sejalan dengan transformasi Indosat dari perusahaan telekomunikasi (TelCo) ke perusahaan teknologi (TechCo).

Melalui program ini, nantinya dapat memonitoring perkembangan mangrove dengan teknologi sensor, melihat kualitas tanah bunga air, sehingga dapat diketahui kualitasnya.

“Jika nantinya hasil monitoring dilihat air serta tanaman mangrove nya tidak sehat, maka dapat segera diintervensi supaya pertumbuhan lebih baik,” ujarnya.

Dirinya menuturkan, konservasi mangrove merupakan kebutuhan global di banyak komunitas pesisir. Kerjasama Indosat dengan USK di Aceh merupakan langkah nyata mengatasi isu perubahan iklim lewat pemanfaatan teknologi digital.

Solusi Internet of Things (IoT), yang diperkenalkan Indosat kepada peneliti dari USK akan diterapkan di lokasi penanaman mangrove di wilayah Lampulo serta lokasi tambak di wilayah Lamno, Aceh.

“Kerjasama ini diharapkan dapat mendukung penelitian untuk menjaga ekosistem mangrove dalam jangka panjang,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Indosat juga melakukan penanaman mangrove sekitar 15.000 bibit secara bertahap di Aceh, di mana 2.800 mangrove berasal dari donasi karyawan Indosat melalui program Employee Carbon Offset (ECO).

Indosat mentargetkan, program digitalisasi konservasi mangrove ini dilanjutkan di Jawa Tengah, Makassar, dan Nusa Tenggara Barat, juga berkolaborasi dengan universitas yang menjadi salah satu fokus utama sebagai pusat riset dan inovasi penting.

“Tidak hanya memperkuat peran teknologi, tetapi juga memastikan bahwa solusi yang dikembangkan didukung oleh pengetahuan ilmiah dan pemahaman mendalam tentang lingkungan setempat,” demikian M Danny.

Sumber: antara

Previous Post

Pj Bupati Terima Audiensi Kepala Badan Karantina Provinsi Aceh

Next Post

Telah Hadir SH Kupi di Kota Blangpidie

Next Post
Telah Hadir SH Kupi di Kota Blangpidie

Telah Hadir SH Kupi di Kota Blangpidie

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Baca Puisi di Gunongan, Taufik Ismail Hidupkan Spirit Perlawanan dan Spiritualitas Aceh

Baca Puisi di Gunongan, Taufik Ismail Hidupkan Spirit Perlawanan dan Spiritualitas Aceh

28/04/2026
Ohku, Ratusan Warga Aceh Utara Ubah Status Data Kependudukan Agar Tetap Dapat JKA

Ohku, Ratusan Warga Aceh Utara Ubah Status Data Kependudukan Agar Tetap Dapat JKA

27/04/2026
YLBH CaKRA Daftarkan Praperadilan Terhadap Kapolres Lhokseumawe Terkait Prosedur Penyidikan

YLBH CaKRA Daftarkan Praperadilan Terhadap Kapolres Lhokseumawe Terkait Prosedur Penyidikan

27/04/2026
Ketua PPIH Lantik Pendukung Petugas Haji Embarkasi Aceh

Ketua PPIH Lantik Pendukung Petugas Haji Embarkasi Aceh

27/04/2026
Wabup Aceh Besar Sampaikan Tanggapan atas Rekomendasi DPRK terhadap LKPJ 2025

Wabup Aceh Besar Sampaikan Tanggapan atas Rekomendasi DPRK terhadap LKPJ 2025

27/04/2026

Terpopuler

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

25/04/2026

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

BPC HIPMI Sambut Kehadiran Pengusaha Ternama di Jakarta dan Eropa Asal Abdya pada Ajang HUT Abdya ke-24

1.000 Paket Digelontorkan, PMI Pidie Jaya Sasar Warga Huntara Terdampak Banjir

Indosat-USK Kerjasama Digitalisasi Konservasi Mangrove di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com