Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

FAH UIN Ar-Raniry Tuan Rumah Forum ADIA dan Konferensi Internasional 2024

Atjeh Watch by Atjeh Watch
13/05/2024
in Kampus
0
FAH UIN Ar-Raniry Tuan Rumah Forum ADIA dan Konferensi Internasional 2024

Banda Aceh – Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda akan menggelar pertemuan Forum Dekan dan Asosiasi Dosen Ilmu-ilmu Adab (ADIA) se-Indonesia serta Konferensi Internasional Tahunan 2024.

Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada tanggal 17-20 Mei 2024 di Hermes Palace Hotel Banda Aceh dan Kota Sabang.

Dalam penyelenggaraan acara ini, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Syarifuddin MA PhD, mengharapkan agar konferensi tersebut menjadi wadah tahunan bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, dan praktisi dalam bidang studi ilmu-ilmu humaniora untuk berbagi pengetahuan, hasil penelitian terbaru, serta mendiskusikan isu-isu krusial dan kajian terkini seputar ilmu-ilmu humaniora.

Syarifuddin menambahkan forum ini juga menjadi sarana bagi para dekan untuk bertukar pengalaman terkait arah pengembangan ilmu-ilmu humaniora dalam konteks nasional dan global sesuai dengan tuntutan kompetensi lulusan dan alumni.

Ketua pelaksana ADIA Annual International Conference 2024, Nazaruddin MLIS PhD, mengungkapkan bahwa konferensi ini akan berlangsung selama tiga hari dengan empat sesi paralel presentasi yang dipimpin oleh sesi chair terkemuka di bidangnya. Acara ini juga akan menampilkan narasumber berskala internasional dan nasional.

Tema utama acara ini adalah “Penguatan Humaniora Digital dalam Peradaban Islam, Sastra, Budaya, dan Studi Perpustakaan”, yang mencerminkan pentingnya dialog antarbudaya dan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai kemanusiaan dalam konteks global yang terus berubah.

Pertemuan tersebut akan dihadiri oleh para pimpinan fakultas, dosen, dan pakar dari seluruh Indonesia, dengan konfirmasi partisipasi dari 34 fakultas, serta berhasil mengumpulkan lebih dari 109 paper ilmiah.

“Acara ini akan dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai negara, termasuk ilmuwan, peneliti, mahasiswa, dan praktisi yang tertarik dengan studi humaniora,” ujar Nazar yang juga sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FAH UIN Ar-Raniry.

Pertemuan dimulai dengan pemaparan materi oleh Prof Dr M Arskal Salim, MA, selaku Sekretaris Balitbang dan Diklat Kemenag RI, sebagai pembicara utama.

Sesi pleno kemudian berlanjut dengan kehadiran narasumber berskala internasional dan nasional, antara lain Prof. Dr. Moustafa Mohammed Rizk Elsawahly dari Universiti Islam Sultan Sharif Ali Brunei Darussalam, Prof. R. Michael Feener dari Kyoto University Japan, dan Assoc. Professor Dr. Shamila dari Universiti Teknologi MARA, Malaysia.

Serta turut menghadirkan narasumber lainnya yakni Prof. Eva Leiliyanti, Ph.D dari UNJ Jakarta, Prof. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, MA, dan Hermansyah, M.Th., M.A.Hum dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Sebagai informasi, Asosiasi Dosen Ilmu-ilmu Adab (ADIA) adalah sebuah asosiasi keilmuan adab dan humaniora yang anggotanya terdiri dari seluruh dosen Fakultas Adab di seluruh Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) di bawah Kementerian Agama RI. ADIA dibentuk pertama kali pada Forum Dekan Adab UIN/IAIN/STAIN se-Indonesia Ke VIII yang dilaksanakan di IAIN Ar-Raniry (sekarang UIN Ar-Raniry). []

Previous Post

Daya Saing Pendidikan Aceh Rendah, YARA Gugat MPA

Next Post

Warga Negara China Gali Lubang Tambang Emas Ilegal 1,6 Km di Ketapang

Next Post
Warga Negara China Gali Lubang Tambang Emas Ilegal 1,6 Km di Ketapang

Warga Negara China Gali Lubang Tambang Emas Ilegal 1,6 Km di Ketapang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jembatan Perintis Garuda Resmi Difungsikan, Alzaizi: Ini Urat Nadi Kehidupan Warga Benteng

Jembatan Perintis Garuda Resmi Difungsikan, Alzaizi: Ini Urat Nadi Kehidupan Warga Benteng

25/07/2026
2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

25/07/2026
Satgas PRR Dorong Realisasi TKD Aceh Rp 1,65 T untuk Pemulihan Pascabencana

Satgas PRR Dorong Realisasi TKD Aceh Rp 1,65 T untuk Pemulihan Pascabencana

25/07/2026
Wagub Bahas Implementasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara

Wagub Bahas Implementasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara

25/07/2026
Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

25/07/2026

Terpopuler

FAH UIN Ar-Raniry Tuan Rumah Forum ADIA dan Konferensi Internasional 2024

FAH UIN Ar-Raniry Tuan Rumah Forum ADIA dan Konferensi Internasional 2024

13/05/2024

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

HUT ke-25 Demokrat, DPC Pidie Pilih Bersihkan Masjid, Hijaukan Lingkungan, Donorkan Darah untuk Masyarakat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com