Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

BNPT RI: Generasi Aceh Jangan Mudah Terpapar Radikalisme

redaksi by redaksi
24/07/2024
in Nanggroe
0
BNPT RI: Generasi Aceh Jangan Mudah Terpapar Radikalisme

Banda Aceh – Pejabat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) Kolonel (Sus) Dr. Harianto meminta generasi muda di Aceh dapat menjadi duta Kebangsaan, menjadi generasi muda penererus genarasi lalu yang terbaik.

“Generasi Muda Aceh harus mampu menghadapi kondisi teknologi saat ini, dan tidak mudah terpapar radikal terorisme,” kata Kolonel (Sus) Dr. Harianto saat membuka lomba seni “Youth of Indonesia Festival” bertajuk “Muda Mandiri berkarya untuk Negeri” yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme bekerjasama dengan Forum Penanggulangan Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh di Nangkring Naya’s Coffee Penayong, Banda Aceh, Rabu (24/7/2024).

Harianto menjelaskan, even “youth of indonesia” lebih sebagai upaya pencegahan terorisme, serta pengembangan karakter cinta tanah air anak muda melalui media musik, tari, sajak, puisi, gurindam atau kearifan lokal.

“Genarasi muda harus dapat membaca fenomena, jangan sampai terpapar radikalisme. Kami berharap acara ini dapat memberikan pemahaman pada generasi muda betapa pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.

Untuk itu–kata dia–melalui budaya lokal yang ada di Aceh, genarasi Aceh terus kreatif, agar dapat memberikan warna pada dunia.

“Insya Allah kreatifitas orang muda Aceh dapat memberi warna Nusantara,” ujar Harianto.

Sementara ketua FKPT Aceh Dr Mukhlisuddin Ilyas dalam laporannya menyebut remaja dan pemuda di Aceh perlu diberikan ruang konten positif, seperti salah satunya festival seni ini dalam upaya mencegah intoleransi dan radikalisme.

“Remaja dan pemuda Aceh harus kuat mendalami kecerdasan kreatif dan dan,” ujar Mukhlis.

Menurut Mukhlis, statistik pertumbuhan generasi Z dan alpha di Aceh signifikan dalam jumlahnya, makanya kewajiban semua elemen di Aceh memperkuat mereka untuk dapat terhindari hal hal negatif yang menjurus ke intoleransi dan radikalisme hingga terorisme.

“Apalagi Aceh pernah memiliki pengalaman tumbuhnya kelompok radikalis dan teroris tahun 2010 hingga lahirnya kelompok ISIS. Jadi pemerintah daerah, terutama Gubernur Aceh perlu melakukan pencegahan intoleransi, radikalisme dan terorisme secara menyeluruh,” demikian Mukhlis.

Hadir pada acara Youth Of Indonesia Festival Pejabat BNPT Kolonel (Sus) Dr. Harianto, M.Pd (Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT), Artis Nasional Sha Ine Febriyanti, Ketua FKPT Aceh Muklhisuddin Ilyas, Bendahara FKPT Aceh Dedy Andrian, (Kabid perempuan dan anak FKPT Aceh Suraiya Kamaruzzaman, Kabid Agama Sosial dan Budaya FKPT Aceh Dr Sulaiman Tripa sebagai, kabid Penelitian Rizkika Lhena Darwin, kabid Pemuda dan Pendidikan Azwar A Gani, Rizki Ardi Nurgroho (Podcaster), Tim Pedamping BNPT Nurul Farida, S.Pd., M.Si (Analis Pemberdayaan Masyarakat dan Kelembagaan BNPT), Omardiano, SE (Staf BNPT), Fachrudin, SE.,M.Si (Staf BNPT).[]

Previous Post

Lulus Beasiswa ADEM, Seorang Siswi di Aceh Singkil Gagal Berangkat

Next Post

Guru PJOK Aceh Diukur Indek Kebugaran

Next Post

Guru PJOK Aceh Diukur Indek Kebugaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Balqis Batrisya, Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Siap Bersaing di MTQ Kabupaten Bireuen

Balqis Batrisya, Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Siap Bersaing di MTQ Kabupaten Bireuen

29/09/2026
Hery Ahmadi Apresiasi ASAR Humanity Pulihkan Meunasah Lhok Nga Pascabencana

Hery Ahmadi Apresiasi ASAR Humanity Pulihkan Meunasah Lhok Nga Pascabencana

29/09/2026
Sekcam Peukan Bada dan Keuchik Lamteh Bicara Ekowisata Mangrove dalam Program Siereuboh RRI Pro-4 Banda Aceh

Sekcam Peukan Bada dan Keuchik Lamteh Bicara Ekowisata Mangrove dalam Program Siereuboh RRI Pro-4 Banda Aceh

29/09/2026
RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

28/09/2026
Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

28/09/2026

Terpopuler

BNPT RI: Generasi Aceh Jangan Mudah Terpapar Radikalisme

BNPT RI: Generasi Aceh Jangan Mudah Terpapar Radikalisme

24/07/2024

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

Tiga Guru SMAN 1 Tapaktuan Ikuti Pelatihan Fasda Bidang STEM

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com