Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Dayah

72 Santri Aceh Lulus Uji Kompetensi ke Universitas Al-Azhar Mesir 2024

redaksi by redaksi
31/07/2024
in Dayah
0
72 Santri Aceh Lulus Uji Kompetensi ke Universitas Al-Azhar Mesir 2024

Ketua IKAT Minta Pemerintah Aceh Komit Bantu Beasiswa Mahasiswa Aceh di Timur Tengah

Banda Aceh – Sebanyak 72 santri dari Aceh berhasil lulus uji kompetensi (Ikhtibar Tashfiyah) untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Mesir, tahun 2024. Total sebanyak 1.562 calon mahasiswa dinyatakan lulus dari seluruh Indonesia tahun ini. 20 orang dengan nilai tertinggi mendapatkan beasiswa dari Universitas Al-Azhar, sementara 1.542 lainnya sebagai calon mahasiswa non-beasiswa atau mandiri.

Uji Kompetensi ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Markaz Syekh Zayed li Ta’lim al-Lughah al-‘Arabiyyah li Ghayr an-Nathiqin Biha, lembaga bahasa naungan al-Azhar yang berpusat di Mesir. Proses seleksi tersebut difasilitasi oleh Markaz Al-Azhar Indonesia atau OIAA Indonesia.

Seleksi dilaksanakan dengan ketat sehingga dapat menyaring dan mampu menunjukkan kualitas dan dedikasi para santri dalam mempersiapkan diri untuk menuntut ilmu di salah satu universitas Islam terkemuka di dunia. Uji kompetensi tersebut melibatkan tiga tahap ujian yang meliputi tes bahasa Arab (lisan dan tulisan) dan tes wawasan nasionalisme. Pengumuman seleksi diumumkan melalui laman resmi Kementerian Agama Republik Indonesia, kemenag.go.id.

Khalid Muddatstsir, Lc., M.A., Ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh, meminta perhatian pemerintah daerah untuk memberikan dukungan penuh demi kelancaran proses studi mereka, mengingat mereka adalah aset Aceh yang nantinya akan berkontribusi dalam implementasi syariat Islam di Serambi Mekkah.

“Ini kesempatan emas dan mereka telah berjuang melewati semua tahapan seleksi yang rumit. Maka, kita harap pemerintah daerah atau kabupaten/kota asal calon mahasiswa tersebut, dapat memberikan komitmen dan perhatian serius untuk studi para aset Aceh ini, seperti memberikan beasiswa atau bantuan pendidikan demi kemudahan proses studi mereka di Universitas Al-Azhar. Ini tentunya akan sangat membantu mereka yang ketika pulang nanti akan mengabdi membantu meningkatkan kualitas implemantasi syariah di Aceh,” ujarnya.

Lebih lanjut, Khalid Muddatstsir memberikan apresiasi kepada calon mahasiswa yang telah lulus uji kompetensi. Ia berharap kepada calon mahasiswa tersebut untuk memperbaiki niat dan mempersiapkan diri segala hal yang diperlukan untuk proses pemberkasan dan keberangkatan.

Muhammad Zuhri, Lc., selaku Koordinator Tim Edukasi Timur Tengah IKAT Aceh menjelaskan beberapa tahapan teknis selanjutnya yang harus dilalui oleh calon mahasiswa yang telah lulus. Ia mengarahkan semua calon mahasiswa baru asal Aceh untuk aktif berkoordinasi.

“Tahapan selanjutnya bagi para calon mahasiswa baru adalah menyiapkan segala dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat pendaftaran pada Universitas Al-Azhar. Mereka juga harus mengikuti matrikulasi bahasa (daurah lughah) sesuai hasil uji kompetensi level Bahasa Arab. Calon mahasiswa baru tersebut agar pro aktif berkomunikasi dengan IKAT Aceh terkait pemberkasan dan keberangkatan,” tutupnya.

6 Santri Aceh lainnya lulus beasiswa ke Maroko

Sementara enam santri Aceh lainnya lulus seleksi progam beasiswa kuliah di Maroko, kerjasama Kemenah RI dan AMCI (Moroccan Agency for International Cooperation). Ini merupakan jumlah kelulusan terbanyak calon mahasiswa baru asal Aceh yang melanjutkan kuliah di Maroko. Keenam calon mahasiswa yang lolos seleksi kuliah Maroko 2024 adalah Syafaat Mulya Bantaan, Khalid Muntadzar, Muhammad Bima Guevara, M. Fataya Al-Muwahhid, Raja Mumtaz Thalal, dan Muhammad Ghazi Al-Ghifari.

Kementerian Agama (Kemenag RI) melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) umumkan seleksi akhir beasiswa kuliah di Maroko 2024/2025. Hasilnya ada 75 calon mahasiswa yang terbagi menjadi 50 penerima beasiswa utama dan 25 peserta cadangan. Segala proses pemberkasan dan keberangkatan calon mahasiswa penerima beasiswa Maroko ini akan ditangani secara penuh oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. []

Previous Post

Pj Ketua TP-PKK Provinsi Aceh Kunjungi Desa Blang Rongka

Next Post

Seorang Tewas dalam Insiden Minibus Masuk Jurang di Geurutee

Next Post
Seorang Tewas dalam Insiden Minibus Masuk Jurang di Geurutee

Seorang Tewas dalam Insiden Minibus Masuk Jurang di Geurutee

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Objek Wisata di Banda Aceh Dipadati Pengunjung Libur Lebaran

Objek Wisata di Banda Aceh Dipadati Pengunjung Libur Lebaran

25/03/2026
Idul Fitri, Pemkab Aceh Tamiang Satukan Visi dengan NGO dan Relawan

Idul Fitri, Pemkab Aceh Tamiang Satukan Visi dengan NGO dan Relawan

25/03/2026
Arus Balik di Lintas Barat-Selatan Aceh Alami Peningkatan

Arus Balik di Lintas Barat-Selatan Aceh Alami Peningkatan

25/03/2026
Komnas HAM Aceh Dorong Ruang Aman bagi Pembela HAM

Komnas HAM Aceh Dorong Ruang Aman bagi Pembela HAM

25/03/2026
Angkutan Kargo Selama Mudik Lebaran di Bandara SIM Aceh Menurun

Angkutan Kargo Selama Mudik Lebaran di Bandara SIM Aceh Menurun

25/03/2026

Terpopuler

Kursi Abang Samalanga di DPR Aceh Mulai ‘Digoyang’ Para Anggota

Abang Samalanga dan Jejak Perebutan Kursi Ketua di DPR Aceh

24/03/2026

72 Santri Aceh Lulus Uji Kompetensi ke Universitas Al-Azhar Mesir 2024

Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Rusia Pantau Situasi Terbaru Iran, Sebut Ada Pernyataan Kontradiktif

Prabowo Klaim Pemulihan Aceh Hampir 100 Persen, NU Aceh Tamiang: 70 Persen Warga Masih Mengungsi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com