Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Syakya: Bang Shaleh Nyan Lagee Moto Krok, yang Peunteng Sudok

redaksi by redaksi
02/11/2024
in Nanggroe
0
Jubir Bustami – Fadhil Tak Setuju KIP Rahasiakan Panelis Debat

BANDA ACEH – Muhammad Saleh, Juru Bicara (Jubir) Pasangan Calon (Paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Aceh Nomor Urut 2, H. Muzakir Manaf (Mualem)-Fadhullah (Dek Fadh) dalam rilisnya ke sejumlah media, menuding Jubir Paslon 01 Syakya Meirizal tak paham aturan dan prosedur.

Hal itu sampaikan Shaleh menanggapi pernyataan Syakya yang meminta Mualem, selaku Cagub 02 untuk mengundurkan diri dari jabatan Waliyul Ahdi atau Wakil Wali Nanggroe dan Dewas BPMA. Bahkan Shaleh menyebutkan, pernyataan Syakya tendensius, provokatif dan cacat nalar.

Merespon pernyataan Jubir Mualem – Dek Fad tersebut, Syakya mengatakan Muhammad Shaleh telah gagal memahami konteks dari pernyataannya. Ia menyebutkan dirinya berbicara dari perspektif dan etika politik. Sementara Shaleh menanggapinya menggunakan kacamata regulasi.

“Shaleh telah gagal paham terkait konteks pernyataan kami agar Mualem mundur dari jabatan Wakil Wali Nanggroe dan Dewas BPMA. Kita bicara dalam koridor moralitas dan etika politik,” kata Syakya Meirizal, Sabtu 2 November 2024.

“Dia komentar soal aturan dan prosedur. Padahal kita sama sekali tidak mempersoalkan dari aspek regulasi. Jadi tanggapan Shaleh itu tidak nyambung dan tidak relevan, alias “out of context.”

“Bahwa Mualem sedang menjabat dan menerima gaji dari negara dalam dua jabatan sekaligus, itu kan sebuah fakta. Karena sedang maju sebagai Cagub, etisnya ya mundur. Ini terkait soal kepatutan dan kepantasan, juga soal keteladan dari seorang calon pemimpin. Apalagi para Cakada lain semuanya diharuskan mundur dari berbagai jabatan yang digaji dengan uang negara. Inikan jadi tanda tanya bagi publik. Kok seperti ada standar ganda, kesannya ada privilege untuk Mualem. Tidak diperlakukan sama orang lain dihadapan hukum dan peraturan perundang-undangan.”

“Terkait potensi pemanfaatan jabatan Waliyul Ahdi untuk kepentingan politik Pilgub juga sangat mungkin terjadi. Apalagi saat ini Pj Sekda Aceh itu dijabat oleh Khatibul Wali. Tak bisa dibantah kalau Waliyul Ahdi dan Khatibul Wali itu memiliki relasi kuasa yang sangat dekat. Jadi potensi pemanfaatan jabatan itu sangat terbuka.”

“Berangkat dari kegagalan memahami konteks pernyataan kami, Shaleh akhirnya mengkonstruksi argumentasi dengan narasi yang cenderung mengedepankan logical fallacy. Seperti radio tua yang sudah patah antenanya, Shaleh tidak mampu lagi menerima siaran dengan baik. Karena nalarnya sudah pincang duluan, ia akhirnya mengelabui publik dengan logika yang sesat dan menyesatkan,” kata Syakya.

Seperti seorang striker gaek di sebuah klub bola, kata Syakya, Shaleh sangat ingin mendapatkan applause dari supporternya.

“Karena sudah dikuasai oleh nafsu ingin segera menyerang dan cetak gol ke gawang lawan, ia buru-buru menendang bola sekuat tenaga. Hasilnya bola melambung jauh dari gawang, serangannya tidak tepat sasaran, karena akurasinya sangat rendah.”

“Bang Shaleh nyan lagee moto krok, yang peunteng sudok,” pungkas Syakya sambil tertawa.

Previous Post

Tanggapi Jubir Paslon 1, Muhammad Saleh: Pahami Prosedur Biar Tak ‘Cacat Nalar’

Next Post

Pj Bupati Iswanto Hadiri Penglepasan Kafilah MTQ Korpri Aceh ke-6

Next Post
Pj Bupati Iswanto Hadiri Penglepasan Kafilah MTQ Korpri Aceh ke-6

Pj Bupati Iswanto Hadiri Penglepasan Kafilah MTQ Korpri Aceh ke-6

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iran Tangguhkan Perundingan dengan AS Buntut Israel Bombardir Lebanon

Iran Tangguhkan Perundingan dengan AS Buntut Israel Bombardir Lebanon

02/06/2026
Iran Janji bakal Permudah Kapal Jepang Melintasi Selat Hormuz

Iran Janji bakal Permudah Kapal Jepang Melintasi Selat Hormuz

02/06/2026
Ade Naylan Sadida: Juara MTQ, Hafizah 30 Juz Raih Best Award SDGs Internasional, Kini Lolos Pendidikan Dokter USK

Ade Naylan Sadida: Juara MTQ, Hafizah 30 Juz Raih Best Award SDGs Internasional, Kini Lolos Pendidikan Dokter USK

01/06/2026
Tuanku Muhammad: JKA Jangan Disunat karena Alasan Dana Otsus yang Dipangkas

Fraksi PKS DPRK Dukung Wali Kota Tegakkan Syariat yang Terintegrasi dan Terpadu di Banda Aceh

01/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

01/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

Kaya SDA Tapi Miskin, Hasto: Jangan Seperti di Aceh

Syakya: Bang Shaleh Nyan Lagee Moto Krok, yang Peunteng Sudok

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com