Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Prabowo akan Resmikan Enam Bendungan di Aceh hingga NTB

redaksi by redaksi
26/01/2025
in Nanggroe
0
Prabowo akan Resmikan Enam Bendungan di Aceh hingga NTB

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada peresmian 37 proyek ketenagalistrikan di 18 provinsi di PLTA Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, 20 Januari 2025. ANTARA/Raisan Al Farisi

Jakarta – Pemerintah berencana meresmikan enam bendungan yang tersebar di wilayah Aceh hingga Nusa Tenggara Barat pada awal 2025. Namun, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo belum bisa memastikan waktu peresmian infrastruktur tersebut karena masih menunggu jadwal Presiden Prabowo Subianto.

“Kalau bisa kemarin, tapi kan tergantung beliau (Prabowo)” kata Dody saat ditemui wartawan di Kementerian Pekerjaan Umum pada Jumat, 24 Januari 2025.

Dody juga mengatakan konsep peresmian belum dibahas lebih detail. Namun, kata dia, ada opsi agar peresmian semua bendungan dilakukan bersamaan dari satu titik lokasi. Sebelumnya, konsep ini diterapkan ketika kepala negara meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Jawa Barat, pada Senin, 20 Januari 2025. PLTA Jatigede merupakan satu dari 26 pembangkit listrik di 18 provinsi yang diresmikan serentak.

Sebagai informasi, bendungan merupakan salah satu proyek yang kini menjadi fokus Kementerian Pekerjaan Umum seiring target Prabowo Subianto mewujudkan swasembada pangan. Bendungan menjadi infrastruktur penting untuk mendukung ketersediaan air di lahan pertanian melalui jaringan irigasi.

Adapun berikut enam bendungan yang pembangunanya selesai dan siap diresmikan tahun ini:

Bendungan Rukoh, Kabupaten Pidie, Aceh

Bendungan ini memiliki kapasitas tampung sebesar 128 juta meter kubik. Bendungan Rukoh direncanakan dapat mengairi daerah irigasi seluas 11.950 hektare dengan intensitas tanam 300 persen dalam tiga kali masa tanam. Pembangunan Bendungan ini menghabiskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp1,7 triliun. Selain untuk mendukung irigasi, Bendungan Rukoh diklaim dapat mengurangi potensi banjir hingga 89,62 persen; menyediakan air baku 0,90 meter kubik per detik; serta memiliki potensi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas 140 megawatt.

Bendungan Keureuto, Aceh

Bendungan Keureuto dibangun dengan anggaran Rp 2,73 triliun yang bersumber dari APBN. Bendungan ini memiliki daya tampung 216 juta meter kubik dan dirancang untuk mengairi 9.455 hektare daerah irigasi serta menyuplai air baku sebesar 0,5 meter kubik per detik untuk lima kecamatan di Kabupaten Aceh Utara. Bendungan Keureuto juga berpotensi menghasilkan listrik 6,34 megawatt dan mereduksi banjir di Aceh Utara hingga 30 persen.

Bendungan Jlantah, Karanganyar, Jawa Tengah

Bendungan Jlantah memiliki kapasitas tampung 10,97 juta meter kubik dan bermanfaat untuk irigasi seluas 1.494 hektare. Bendungan yang dibangun dengan biaya Rp 1,02 triliun ini juga diklaim bisa mereduksi banjir hingga 87 hektare, menyuplai air baku 0,1 meter kubik per detik, serta menghasilkan potensi listrik sebesar 0,6 megawatt.

Bendungan Sidan, Bali

Bendungan Sidan memiliki daya tampung 5,76 juta meter kubik dan bisa menyuplai air baku 1,75 meter kubik per detik. Bendungan yang dibangun dengan anggaran Rp 1,8 triliun ini juga diklaim memiliki potensi listrik tenaga mikrohidro sebesar 0,65 megawatt.

Bendungan Marangkayu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur

Bendungan Marangkayu dibangun dengan anggaran Rp 191,26 miliar. Bendungan ini berdaya tampung 12,3 juta meter kubik dan bisa menjadi penyedia irigasi untuk sawah seluas 1.500 hektare. Selain itu, mampu menyuplai air baku 0,45 meter kubik per detik dan memiliki potensi pembangkit listrik tenaga mikrohidro sebesar 135 kWh.

Bendungan Meninting, Lombok Barat,, Nusa Tenggara Barat

Bendungan Meninting memiliki kapasitas tampung 12 juta meter kubik dan memiliki manfaat irigasi untuk sawah seluas 1.559 hektare. Bendungan yang pembangunannya menelan anggaran Rp 1,4 triliun ini juga diklaim mampu menyuplai air baku 0,15 meter kubik per detik serta memiliki potensi listrik sebesar 0,8 megawatt.

Sumber: Tempo

Previous Post

Ratusan Siswa MTsN 1 Aceh Besar Gelar Pemilu Pilih Ketua OSIM

Next Post

Pemberhentian Sulaimi Dinilai Bisa Gagalkan Pelantikan Syech Muharram

Next Post
Petani di Lampung Tewas Diterkam Harimau, Jasad Ditemukan Tak Utuh

Pemberhentian Sulaimi Dinilai Bisa Gagalkan Pelantikan Syech Muharram

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PDRI Aceh Sukseskan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Tegaskan Komitmen Peduli Lingkungan dan Sosial

PDRI Aceh Sukseskan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Tegaskan Komitmen Peduli Lingkungan dan Sosial

01/08/2026
Dari SBY untuk Aceh, Puisi Din Saja Menghidupkan Harapan di Bawah Langit Biru

Dari SBY untuk Aceh, Puisi Din Saja Menghidupkan Harapan di Bawah Langit Biru

01/08/2026
Buka LCC MPR RI Tingkat Provinsi, H.T. Ibrahim: Semoga Aceh Rebut Gelar Juara Nasional Tahun Ini

Buka LCC MPR RI Tingkat Provinsi, H.T. Ibrahim: Semoga Aceh Rebut Gelar Juara Nasional Tahun Ini

01/08/2026
Al-Farlaky Lantik 21 Kepsek dan 8 Kapus

Al-Farlaky Lantik 21 Kepsek dan 8 Kapus

01/08/2026
Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM

Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM

01/08/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026

Jaksa Aktif Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah

Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com