BLANGPIDIE – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyampaikan apresiasi tinggi kepada kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Abdya, Dr. Safaruddin, S.Sos., MSP – Zaman Akli, S.Sos MM, atas capaian produktivitas padi petani yang menembus 10,2 ton per hektare.
Ketua DPD TANI Merdeka Indonesia Abdya, Zulfan Awenk menyampaikan, capaian hasil ubinan Desa Keudee Siblah (Cot Situi) Blangpidie tahun ini bisa tembus 8,7 ton, di Desa Pawoh Susoh (Blang Beuah), serta 9 ton/ha di Desa Padang Bak Jeumpa yang didampingi Mantri Tani Muhammad Fitrah, menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap sektor pertanian.
Berdasarkan Sample Kerangka Area (KSA) yang dilakukan BPS bersama penyuluh dan mantri tani, produktivitas padi Abdya menunjukkan tren peningkatan signifikan.
TANI Merdeka Indonesia Abdya menegaskan, capaian ini adalah hasil keringat dan kerja keras para petani yang tidak pernah lelah menghidupi negeri.
“Untuk seluruh petani Abdya, dari Blangpidie hingga Lembah Sabil, Babahrot hingga Setia: Tetap Semangat! Jangan pernah menyerah. Kalian adalah pahlawan pangan. Hasil 10,2 ton/ha ini membuktikan bahwa petani Abdya mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di Aceh,” tegas Ketua TANI Merdeka Indonesia Abdya. Zulfan Awenk, Sabtu (19/09/2026).
Ia menambahkan, TANI Merdeka Indonesia akan terus berdiri di garda terdepan untuk memperjuangkan hak-hak petani.
“Kami dari TANI Merdeka Indonesia akan terus memberikan support penuh. Kami akan kawal pupuk subsidi tepat sasaran, kami akan kawal bantuan alsintan, dan kami akan kawal harga gabah agar tidak dipermainkan tengkulak. Petani harus sejahtera!,” ungkap Awenk.
TANI Merdeka Indonesia Abdya juga mengajak generasi muda Abdya untuk bangga menjadi petani dan kembali ke sawah dengan teknologi pertanian modern.
“Di bawah Arah Baru Abdya Maju bersama Bupati Safaruddin – Zaman Akli, mari kita jadikan Abdya sebagai lumbung pangan Aceh. Petani Jaya, Abdya Maju, Indonesia Merdeka!,” pungkas Awenk.








