Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Mualaf Tionghoa di Banda Aceh Ikut Rayakan Tahun Baru Imlek 2025

redaksi by redaksi
30/01/2025
in Nanggroe
0
Mualaf Tionghoa di Banda Aceh Ikut Rayakan Tahun Baru Imlek 2025

Mualaf dari etnis Tionghoa, Mariana (tengah), berfoto bersama keluarganya di bilik foto Tahun Baru Imlek 2025 yang berada di Vihara Buddha Sakyamuni, Banda Aceh, Aceh, Rabu (29/1/2025). (ANTARA/Nurul Hasanah)

Banda Aceh – Mariana, seorang mualaf dari etnis Tionghoa di Banda Aceh turut merayakan tahun baru Imlek 2576 Kongzili bersama keluarganya di Vihara Buddha Sakyamuni.

Perempuan yang memiliki nama China Affah di Banda Aceh, Rabu, mengatakan tetap mengikuti perayaan Imlek bersama keluarganya karena menganggapnya sebagai tradisi budaya, bukan ritual keagamaan.

“Imlek itu bukan bagian dari agama Buddha, tetapi lebih kepada tradisi masyarakat Tionghoa. Dahulu, ketika masa panen tiba, orang-orang Cina akan mengundang keluarga dan saudara untuk makan bersama serta merenungkan hasil yang telah diperoleh,” katanya.

Mariana mengatakan, dirinya sudah menjadi mualaf sejak 2002, Imlek memiliki makna mendalam sebagai ajang mempererat hubungan keluarga, tanpa memandang perbedaan agama.

“Walaupun saya sudah berbeda agama, saya masih bisa bersatu dengan keluarga saya. Tidak ada perbedaan antara Islam, Budha, maupun Kristen dalam hal ini. Semua tetap bisa bersama,” ujarnya.

Di hari perayaan, Mariana bersama keluarga menjalani berbagai tradisi khas Imlek, seperti bersilaturahmi, saling memaafkan, dan menerima berkah dari orang tua.

“Imlek itu tentang kumpul keluarga. Anak-anak yang jauh pun akan pulang. Kami bersilaturahmi, saling memaafkan, dan meminta restu dari orang tua,” katanya.

Meskipun telah menjadi mualaf, Mariana menegaskan bahwa hubungan dengan keluarganya tetap harmonis tanpa ada kesenjangan sosial.

“Kadang ada yang berpikir kalau orang Tionghoa masuk Islam akan dikeluarkan dari keluarga. Tapi bagi saya tidak begitu, karena kami tetap menjaga silaturahmi. Bahkan saat Idul Fitri, keluarga saya juga datang berkunjung,” kata Mariana.

Sementara itu, Kepala Vihara Buddha Sakyamuni, Yanto, mengatakan perayaan Imlek di Vihara Sakyamuni Banda Aceh tahun ini diikuti sekitar 400 warga Tionghoa dan berlangsung dengan aman serta penuh toleransi.

“Kami bersyukur karena toleransi di Aceh ini sangat tinggi. Jadi, bisa melaksanakan Imlek, ibadah juga sangat nyaman. Nah, ini menunjukkan keberagaman dan toleransi di Aceh ini cukup tinggi,” demikian Yanto.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Atraksi Barongsai Dinilai Cerminan Toleransi Beragama di Banda Aceh

Next Post

Kakanwil Kemenag Aceh dan Kabid Penaiszawa Hadiri MTQ Internasional ke 4

Next Post
Kakanwil Kemenag Aceh dan Kabid Penaiszawa Hadiri MTQ Internasional ke 4

Kakanwil Kemenag Aceh dan Kabid Penaiszawa Hadiri MTQ Internasional ke 4

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

19 Kepala KUA Aceh Besar Dilantik, Yahwa: Tak Hanya Catat Nikah, Perkuat Layanan Keagamaan

19 Kepala KUA Aceh Besar Dilantik, Yahwa: Tak Hanya Catat Nikah, Perkuat Layanan Keagamaan

03/09/2026
Ekspor Aceh Juli 2026 Capai USD84,04 Juta

Ekspor Aceh Juli 2026 Capai USD84,04 Juta

03/09/2026
Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 11,16 Persen pada Juli 2026

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 11,16 Persen pada Juli 2026

03/09/2026
Karhutla di Aceh Barat Hanguskan 8 Hektare Lahan

Polda Aceh Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

03/09/2026
USK dan Pemerintah Perkuat Ekosistem Nilam Aceh Berkelanjutan

USK dan Pemerintah Perkuat Ekosistem Nilam Aceh Berkelanjutan

03/09/2026

Terpopuler

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

02/09/2026

Ohku, Dana Bencana Rp37,9 Miliar Mengendap: 96% Belum Terserap, Bupati Pijay Ancam Sanksi OPD

Data Google Trend: Blangpidie Catat Minat Pencarian “Slot” Tertinggi di Aceh

Kepala SMKN Idi Lepas Tiga Siswa Prakerin ke Toyota Auto Medan

Mualaf Tionghoa di Banda Aceh Ikut Rayakan Tahun Baru Imlek 2025

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com