Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lingkungan

402 Desa di Aceh Sumbang Penurunan 114.000 Ton Karbon Lewat Proklim

redaksi by redaksi
12/02/2025
in Lingkungan
0
402 Desa di Aceh Sumbang Penurunan 114.000 Ton Karbon Lewat Proklim

Ilustrasi - Dua warga menyiram tanaman bawang di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta, Kamis (11/1/2024). ANTARA FOTO/ Putri Hanifa.

Banda Aceh – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh menyatakan hingga tahun 2024 sebanyak 402 gampong (desa) di Aceh telah terdaftar dalam Program Kampung Iklim (Proklim).

“Yang diusulkan ada sekitar 600 gampong, tetapi yang telah terdaftar hingga 2024 sebanyak 402 gampong, karena tidak semua memenuhi persyaratan untuk masuk dalam Sistem Registrasi Nasional (SRN),” kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLHK Aceh M Daud di Banda Aceh, Selasa.

Ia menjelaskan Proklim merupakan program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Aceh menjadi salah satu provinsi yang memberikan kontribusi besar terhadap target nasional sebanyak 20.000 kampung Proklim pada 2024.

“Kabupaten Aceh Barat Daya menjadi daerah dengan jumlah pendaftar terbanyak. Bahkan salah satu gampong di sana telah mendapatkan kategori Lestari,” ujarnya.

Menurut Daud, Program Kampung Iklim berperan penting dalam upaya mencegah peningkatan emisi karbon yang berkontribusi terhadap perubahan iklim. Dengan adanya 402 gampong Proklim di Aceh, emisi karbon yang berhasil dicegah mencapai lebih dari 114.000 ton CO₂ ekuivalen.

“Misalnya, dalam pengelolaan sampah, kita tidak membakar sampah, tetapi memilah dan mengolahnya menjadi kompos. Kegiatan seperti ini dapat mengurangi emisi karbon,” katanya.

Dia menyampaikan DLHK Aceh akan terus melakukan verifikasi terhadap gampong-gampong yang berpotensi menjadi bagian dari Proklim.

“Syaratnya untuk gampong Proklim ini ialah memiliki aksi lokal pelestarian lingkungan yang telah dilaksanakan sekurang-kurangnya selama dua tahun, dengan kegiatan seperti pengelolaan sampah dan pelestarian sumber mata air,” katanya.

Selain itu gampong tersebut juga harus memiliki kelembagaan yang dibentuk di tingkat desa mencakup kelompok masyarakat yang gemar melakukan penghijauan, kegiatan swasembada pangan, serta perlindungan lingkungan di gampong

“Saat ini di Aceh hanya gampong yang terdaftar di Proklim, kita berharap nantinya ada komunitas di Aceh yang mempunyai kegiatan serupa dapat mendaftar program ini,” katanya.

Dia mengatakan DLHK Aceh masih akan melakukan verifikasi terhadap gampong-gampong yang berpotensi menjadi Proklim pada tahun ini.

Selain itu gampong yang telah memperoleh status Proklim juga akan dibenahi kelembagaannya, mengingat belum semua desa memiliki sistem kelembagaan yang berjalan dengan baik.

“Kegiatan penyelamatan lingkungan yang telah dilakukan akan terus diregistrasi dan berbagai upaya yang dilakukan diharapkan dapat mengurangi dampak perubahan iklim,” katanya.

Sumber: antara

Previous Post

Januari 2025, Laka Lantas di Aceh Sebanyak 295 Kasus

Next Post

Utang Banda Aceh Diklaim Hanya Rp39,8 Miliar

Next Post
Utang Banda Aceh Diklaim Hanya Rp39,8 Miliar

Utang Banda Aceh Diklaim Hanya Rp39,8 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Rumah sakit Gayo medical center (GMC)  Telah berlaku BPJS

Rumah sakit Gayo medical center (GMC) Telah berlaku BPJS

11/05/2026
Unjukrasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasi

Unjukrasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasi

11/05/2026
Pengkab Abdya Peusijuk 93 CJH, Dijadwalkan Berangkat 18 Mei

Pengkab Abdya Peusijuk 93 CJH, Dijadwalkan Berangkat 18 Mei

11/05/2026
Kemendagri Sebut Pembangunan Aceh Harus Tumbuh Bersama Alam

Kemendagri Sebut Pembangunan Aceh Harus Tumbuh Bersama Alam

11/05/2026
314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

11/05/2026

Terpopuler

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

06/05/2026

Tabligh Akbar Muhammadiyah Abdya, Dr. Safaruddin Titip Beberapa Pesan Keumatan

Di Ikuti Dua Kemukiman, Sekda Abdya Buka MTQ Tingkat Kecamatan Jeumpa

Krak, Pasangan Asal Aceh Tempuh Perjalanan Darat dari Indonesia hingga Mekkah

314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com