Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

India Serang Pakistan, Bandara hingga Sekolah Ditutup

redaksi by redaksi
07/05/2025
in Internasional
0
India Serang Pakistan, Bandara hingga Sekolah Ditutup

Sejumlah bandara di bagian utara dan wilayah Kashmir bagian India ditutup setelah New Delhi melancarkan serangan rudal ke lima titik di Pakistan. (Foto: REUTERS/Stringer)

Jakarta – Sejumlah bandara di bagian utara dan wilayah Kashmir bagian India ditutup setelah New Delhi melancarkan serangan rudal ke lima titik di Pakistan hingga baku tembak pecah di perbatasan pada Rabu (7/5).

Ketegangan kedua negara bertetangga dan bersenjata nuklir ini meningkat menyusul serangan kelompok bersenjata ke Pahalgam, wilayah Kashmir bagian India, pada 22 April lalu yang menewaskan 26 turis.

Stasiun penyiaran India, NDTV, melaporkan bandara di Srinagar, kota terbesar di Kashmir bagian India, telah ditutup untuk penerbangan sipil.

Maskapai India, IndiGo, juga memberitahukan para penumpang bahwa penerbangan dari dan ke sejumlah bandara terdampak oleh “perubahan kondisi wilayah udara di kawasan tersebut.”

Menurut IndiGo, bandara yang terkena dampak meliputi Bandara Srinagar dan Leh di Kashmir yang dikuasai India, serta Bandara Amritsar, Chandigarh, Bikaner, dan Dharamshala di wilayah utara India.

Dilansir Al Jazeera, maskapai India lainnya, SpiceJet, juga menyampaikan melalui unggahan di X bahwa beberapa bandara di “wilayah utara India” ditutup “karena situasi yang sedang berlangsung.”

Selain bandara, Pakistan juga menutup sejumlah sekolah di wilayah perbatasan dekat India dan Kashmir.

Kepala Menteri Provinsi Punjab Pakistan, Maryam Nawaz Sharif, mengatakan seluruh sekolah dari berbagai tingkatan di wilayah itu akan ditutup sementara “untuk keamanan publik.”

Sharif mengatakan gelaran ujian di sejumlah universitas juga ditunda sementara.

Ketegangan meningkat setelah India menyatakan militernya telah menembakkan sejumlah rudal ke wilayah Pakistan di perbatasan pada Rabu dini hari.

Militer Pakistan membenarkan serangan itu dan mengatakan sedikitnya dua orang tewas dan 12 lainnya terluka akibat serangan India.

Islamabad melaporkan rudal menghantam sebuah masjid di kota Bahawalpur, Punjab, hingga menewaskan seorang anak dan melukai dua warga sipil.

Sementara itu, laporan AFP terbaru menuturkan setidaknya delapan warga sipil tewas imbas serangan India ke Pakistan ini.

Seorang juru bicara militer Pakistan mengatakan kepada stasiun TV Geo sedikitnya lima lokasi, termasuk dua masjid, telah terkena serangan India. Ia menyebutkan bahwa respons dari Pakistan sedang berlangsung, meskipun belum memberikan rincian lebih lanjut.

Lima titik di Pakistan yang menjadi target serangan udara India ini terdiri dari ibu kota Kashmi bagian Pakistan, Muzaffarabad; Kotli dan Bagh yang berada di Kashmir bagian Pakistan; hingga Bahawalpur dan Muridke di Provinsi Punjab.

Laporan Reuters menyebutkan setelah serangan tersebut, pasukan militer India vs Pakistan saling membalas dengan tembakan artileri dan senapan berat di sepanjang perbatasan yang disengketakan di Kashmir, setidaknya pada tiga titik.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Jubir KPK Ditunjuk Jadi Plt Direktur Penyelidikan

Next Post

Plt Sekda Buka Pelaksanaan TMMD ke-124 Kodim 0101/KBA di Kota Jantho

Next Post
Plt Sekda Buka Pelaksanaan TMMD ke-124 Kodim 0101/KBA di Kota Jantho

Plt Sekda Buka Pelaksanaan TMMD ke-124 Kodim 0101/KBA di Kota Jantho

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kapolres Pidie Jaya Buka Ruang Kritik, Gandeng Pers Kawal Transparansi dan Kepercayaan Publik

Kapolres Pidie Jaya Buka Ruang Kritik, Gandeng Pers Kawal Transparansi dan Kepercayaan Publik

30/07/2026
Indeks Potensi Terorisme Indonesia Menurun, Ketua FKPT Aceh Tekankan Tiga Strategi Pencegahan

Indeks Potensi Terorisme Indonesia Menurun, Ketua FKPT Aceh Tekankan Tiga Strategi Pencegahan

30/07/2026
Jembatan Pelang dan Titi Merah Ditargetkan Rampung Akhir 2026

Jembatan Pelang dan Titi Merah Ditargetkan Rampung Akhir 2026

30/07/2026
Mahasiswa UTU Raih Tiga Prestasi di PEKSIMIDA Aceh 2026

Mahasiswa UTU Raih Tiga Prestasi di PEKSIMIDA Aceh 2026

30/07/2026
Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe

Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe

30/07/2026

Terpopuler

India Serang Pakistan, Bandara hingga Sekolah Ditutup

India Serang Pakistan, Bandara hingga Sekolah Ditutup

07/05/2025

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

Putra Pidie Irwansyah Dipromosikan Jadi Koordinator pada JAM Pidum Kejaksaan Agung

Azhari Cage Gunakan Dana Pribadi Rp10 Juta, Bantu Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dari Bekasi ke Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com