Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Arab Saudi Tawarkan Diri Jadi Mediator Perang India Pakistan

redaksi by redaksi
11/05/2025
in Internasional
0
Polisi Tangkap Komplotan ‘Mata Elang’ Usai Rebut Paksa Mobil di Bekasi

Arab Saudi menawarkan menjadi penengah konflik India dan Pakistan yang sedang saling serang di perbatasan, terutama di wilayah Kashmir. (Foto: Genya SAVILOV / POOL / AFP)

Jakarta – Arab Saudi menawarkan menjadi penengah konflik India dan Pakistan yang sedang saling serang di perbatasan, terutama di wilayah Kashmir yang memang kerap menjadi pematik perang antara kedua negara bertetangga itu.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, menghubungi mitra sejawatnya dari India dan Pakistan dan menawarkan Riyadh menjadi mediator antara kedua negara bersenjata nuklir tersebut.

“Dalam percakapan melalui telepon tersebut, pembahasan difokuskan pada upaya menghentikan bentrokan militer yang tengah berlangsung,” ujar Pangeran Faisal dalam pernyataan resminya seperti dikutip AFP pada Sabtu (10/5).

Ia menegaskan “komitmen kerajaan terhadap keamanan dan stabilitas kawasan, serta hubungan erat dan seimbang yang dimiliki dengan kedua negara sahabat tersebut.”

Riyadh sebelumnya telah berupaya meredakan ketegangan yang meningkat menjelang bentrokan pekan ini, dengan mengumumkan pada 25 April bahwa pihaknya “telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah eskalasi.”

Bentrok bersenjata yang terjadi antara India dan Pakistan dalam sepekan terakhir melibatkan jet tempur, rudal, drone, dan artileri. Bentrokan kedua negara ini merupakan yang terburuk dalam beberapa dekade terakhir dengan lebih dari 60 warga sipil dilaporkan tewas.

Ketegangan India dan Pakistan meningkat pasca serangan kelompok militan di Pahalgam Kashmir bagian India pada 22 April lalu. Insiden itu menewaskan 26 orang yang mayoritas adalah turis.

India menuduh kelompok Lashkar-e-Taiba yang berbasis di Pakistan sebagai pelaku serangan tersebut. Namun Islamabad membantah keterlibatan dan menyerukan dilakukannya penyelidikan independen.

Sejak itu, India melancarkan serangan udara ke sejumlah titik di perbatasan Pakistan termasuk Kashmir. Serangan New Delhi itu telah menewaskan puluhan orang termasuk bayi tiga tahun dan melukai puluhan lainnya.

Pakistan juga melaporkan serangan udara India telah menghancurkan sejumlah masjid di perbatasan.

Pada Sabtu (10/5), Pakistan melancarkan serangan balasan terhadap India setelah tiga pangkalan udaranya lebih dulu diserang New Delhi beberapa jam sebelumnya. Eskalasi militer kedua negara hari ini hingga membuat pemimpin Pakistan dan India menggelar rapat darurat bersama kabinet keamanan masing-masing.

India dan Pakistan telah beberapa kali berperang memperebutkan wilayah Kashmir yang mayoritas penduduknya Muslim. Kedua negara mengeklaim sepenuhnya wilayah Kashmir.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Polisi Tangkap Komplotan ‘Mata Elang’ Usai Rebut Paksa Mobil di Bekasi

Next Post

Presiden Sebut Pakistan Tak Punya Pilih Selain Serang Balik India

Next Post
Polisi Tangkap Komplotan ‘Mata Elang’ Usai Rebut Paksa Mobil di Bekasi

Presiden Sebut Pakistan Tak Punya Pilih Selain Serang Balik India

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polda Aceh Terbitkan DPO Tersangka Pelecehan Seksual

Polda Aceh Terbitkan DPO Tersangka Pelecehan Seksual

12/06/2026
Salurkan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan Senilai Rp1 Miliar Lebih, Dr. Safaruddin Minta Ahli Waris Untuk Pendidikan Anak

Salurkan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan Senilai Rp1 Miliar Lebih, Dr. Safaruddin Minta Ahli Waris Untuk Pendidikan Anak

12/06/2026
Mualem dan SKK Migas Sepakati Revisi PoD Blok Andaman

Mualem dan SKK Migas Sepakati Revisi PoD Blok Andaman

12/06/2026
Bupati Al-Farlaky Tinjau Jaringan Irigasi Rusak Pascabanjir

Bupati Al-Farlaky Tinjau Jaringan Irigasi Rusak Pascabanjir

12/06/2026
Parlemen Iran: Trump Punya 2 Pilihan, Harus Menyerah atau Menyerah

Parlemen Iran: Trump Punya 2 Pilihan, Harus Menyerah atau Menyerah

12/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com