Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Soal Sengketa 4 Pulau, Yusril: Semua Pihak Harap Bersabar

redaksi by redaksi
15/06/2025
in Nanggroe
0
Soal Sengketa 4 Pulau, Yusril: Semua Pihak Harap Bersabar

Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengkaji ulang peralihan peralihan kepemilikan empat pulau di Aceh ke Sumatera Utara (Sumut) yang menuai polemik. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengatakan pengkajian polemik tersebut diselesaikan menggunakan unsur sejarah hingga budaya.

“Gini, masalah empat pulau di Aceh itu sampai hari ini sebenarnya belum ada peraturan Mendagri yang mengatur tentang batas wilayah antara Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Singkil di Aceh. Yang ada itu adalah keputusan Menteri Dalam Negeri mengenai pengkodean pulau-pulau, itu memang sudah ada. Jadi semua pihak harap bersabar,” kata Yusril kepada wartawan di Depok, Jawa Barat, Minggu (15/6/2025).

Yusril mengatakan pemerintah betul-betul ingin menyelesaikan masalah tersebut dalam waktu dekat. Pemerintah berupaya mencari keputusan terbaik bagi semua pihak.

“Kami berharap semua pihak bersabar menghadapi kenyataan ini karena memang keputusan tentang itu belum final penentuan batas wilayah itu berdasarkan Undang-Undang Pemerintahan Daerah diputuskan melalui peraturan Mendagri, bukan keputusan Mendagri yang ada,” tuturnya.

Yusril menyampaikan keputusan Mendagri tentang pengkodean pulau-pulau bukan menentukan batas wilayah antara Aceh dan Sumatera Utara atau antara Kabupaten Singkil dan Kabupaten Tapanuli tengah. “Jadi masih terbuka kesempatan untuk mengkaji masalah ini untuk memusyawarahkan dan untuk mencari,” jelasnya.

Yusril menyebut salah satu penyelesaian dilakukan dengan berkomunikasi dengan Mendagri. Dia juga akan berbicara dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan tokoh-tokoh.

“Ingin saya katakan bahwa penentuan kode-kode pulau itu memang menunjukkan bahwa pulau-pulau itu secara geografis lebih dekat ke Tapanuli Tengah dibandingkan dengan Kabupaten Singkil. Tapi sebelumnya kita ketahui bahwa kedekatan geografis bukan satu-satunya dasar untuk menetapkan sebuah pulau itu masuk ke dalam wilayah kabupaten atau provinsi mana,” jelasnya.

Yusril menjelaskan faktor sejarah, budaya, penempatan suku menjadi pertimbangan pemerintah dalam pengkajian penentuan final pulau.

“Jadi tentu ada faktor-faktor lain faktor-faktor sejarah, faktor-faktor budaya, faktor-faktor penempatan suku, dan lain-lain di kawasan itu. Yang juga harus menjadi pertimbangan pemerintah dalam memutuskan pulau itu masuk ke dalam wilayah provinsi atau kabupaten atau kota yang mana,” tuturnya.

Yusril kemudian mencontoh tiga kasus internasional terkait perebutan wilayah. Pertama, Natuna lebih dekat dengan Sarawak, Malaysia, daripada Kepulauan Riau. Namun sejak zaman Belanda maupun kesultanan Melayu, Natuna merupakan bagian dari wilayah Hindia-Belanda.

Kemudian Pulau Miangas di Sulawesi Utara yang lebih dekat ke Mindanao Filipina. Namun masuk wilayah Indonesia sejak merdeka meskipun bahasa tagalog mendominasi di Pulau Miangas.

“Kemudian Pulau Pasir, Pulau Pasir itu lebih dekat ke Kupang ke NTT daripada ke Australia. Tapi sejak 1878, Inggris mengatakan Pulau Pasir adalah wilayah Inggris dan wilayah Australia dan tidak dikomplain oleh pemerintah Belanda. Sampai sekarang Pulau Pasir itu adalah wilayah Australia walaupun jauh sekali dari Australia, sementara banyak orang Timur menganggap Pulau Pasir itu bagian daripada Indonesia,” ucapnya.

Karena itu, Yusril mengatakan pengkajian perlu dilakukan dengan aspek sejarah, budaya, dll.

“Jadi kalau kita lihat empat pulau ini mungkin secara geografis lebih dekat ke Tapanuli Tengah tapi harus dikaji aspek-aspek lain sejarah, budaya, dan lain-lain agar pemerintah nanti akan memberikan keputusan yang adil dan bijak untuk semua pihak,” tuturnya.

Sumber: detik.com

Previous Post

Bareskrim Tangkap Kurir Sabu Kiriman dari Aceh di Hotel Tangerang

Next Post

Pusat Hilang Akal Sehat,Referendum Langkah Tepat Bagi Rakyat Aceh Tentukan Masa Depan Nya

Next Post
Pusat Hilang Akal Sehat,Referendum Langkah Tepat Bagi Rakyat Aceh Tentukan Masa Depan Nya

Pusat Hilang Akal Sehat,Referendum Langkah Tepat Bagi Rakyat Aceh Tentukan Masa Depan Nya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sebanyak 27 Calon Haji Pulau Simeulue Siap Diberangkatkan

Kemenhaj Mulai Distribusikan Koper Calon Jemaah Haji Banda Aceh

27/04/2026
Aktivis HAM Aceh: Pemerintah Sebaiknya Tinjau Kembali Kebijakan Yang Membingungkan Rakyat

Aktivis HAM Aceh: Pemerintah Tinjau Ulang Kebijakan Yang Tidak Pro Rakyat

27/04/2026
PMII Rayon Laksamana Malahayati UIN Ar-Raniry Sampaikan Apresiasi atas Terpilihnya Dr. Tgk. Furqan, MA

PMII Rayon Laksamana Malahayati UIN Ar-Raniry Sampaikan Apresiasi atas Terpilihnya Dr. Tgk. Furqan, MA

27/04/2026
Kemenag Aceh Timur Bekali Madrasah Hadapi Akreditasi 2026

Kemenag Aceh Timur Bekali Madrasah Hadapi Akreditasi 2026

27/04/2026
HOD ke XXX, Wabup Muchsin Pimpin Upacara di Aceh Tengah

HOD ke XXX, Wabup Muchsin Pimpin Upacara di Aceh Tengah

27/04/2026

Terpopuler

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

22/04/2026

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

BPC HIPMI Sambut Kehadiran Pengusaha Ternama di Jakarta dan Eropa Asal Abdya pada Ajang HUT Abdya ke-24

1.000 Paket Digelontorkan, PMI Pidie Jaya Sasar Warga Huntara Terdampak Banjir

Kualifikasi Pra PORA Cabor Balap Motor, 12 Kabupaten/Kota Lolos ke PORA XV Aceh Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com