ACEH SELATAN – Khairuddin, Warga Sawang Bau Kecamatan Sawang gagal berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah Yulidin Away (RSUDYA) Senin, 23 Juni 2025. Pasalnya, rujukan dari Puskesmas Sawang belum di online ke RSUDYA. Akibatnya, Khairudin harus kembali dengan rasa kecewa karena tidak bisa berobat.
“ Hari Kamis saya mengurus rujukan di Puskesmas Sawang, tapi kata perawat disuruh balik hari Jum’at, dan setelah saya balik hari Jum’at rujukan belum juga siap, dan kata petugas Puskesmas biar kami online saja, bapak langsung saja ke Rumah Sakit Tapaktuan” kata Khairudin kepada Aspiratif, Senin (23/6/2025)
Lebih lanjut Khairudin menjelaskan, pada hari Senin (23/6) dirinya datang ke RSUDYA untuk berobat, namun yang terjadi ternyata rujukannya tersebut belum di online dari Puskesmas Sawang.
“ Setelah saya datang ke Rumah Sakit Yulidin Away, alangkah terkejutnya saya rupanya rujukan belum di online dari Puskesmas Sawang dan akhirnya saya pulang dengan rasa kecewa,” lanjut Khairudin.
Khairudin berharap kepada Kepala Puskesmas Sawang agar pelayanan terhadap masyarakat yang berobat dapat segera dibenahi dan ditingkatkan, sehingga pasien yang berobat tidak terlantar sebagaimana yang dialaminya.
“Saya berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi, dan kepada Kepala Puskesmas Sawang agar dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga menjadi lebih baik lagi” tutup Khairudin
“Keluhan lain juga dirasakan para keluarga pasien yang berobat ke puskesmas sawang,kelangkaan obat juga jadi kendala bagi keluarga pasien dari keluarga yang tidak mampu, bahkan pasien yang berobat di Puskesmas tersebut harus membeli sendiri di apotik diluar.
Nurlaila misal nya, dia harus membeli obat anak nya diluar. Seharusnya pasien tidak mengeluarkan uang untuk berobat ke puskesmas ini, dengan harapan uang tersebut bisa membeli beras dan keperluan dapur malah terpakai untuk membeli obat,padahal puskesmas katanya menyediakan obat-obatan gratis,”tutup nur.










