Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

YARA Pidie Desak APH Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Buku Rp7,1 Miliar

redaksi by redaksi
21/02/2026
in Lintas Timur
0
YARA Pidie Desak APH Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Buku Rp7,1 Miliar

SIGLI – Dianggap mufakat jahat di pengadaan buku, Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Pidie mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengusut tuntas dugaan praktik kotor dan pengondisian dalam pengadaan buku senilai Rp 7,1 miliar di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pidie (Disdikbud) Kabupaten Pidie.

Hal itu dikatakan ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Pidie Junadi kepada Atjehwatch.com Sabtu 21 Februari 2026.

Desakan ini muncul menyusul temuan terbaru dari Badan Pemeriksa Keuangan RI yang membuka kasus pengondisian proses pengadaan buku pada Disdikbud Pidie dengan total realisasi anggaran mencapai Rp 7,1 miliar selama tahun anggaran 2024 hingga triwulan III 2025.

“Dalam pemeriksaan uji petik terhadap delapan dari 20 paket pengadaan buku, BPK menemukan fakta adanya keterlibatan penyedia sejak awal proses perencanaan anggaran, jauh sebelum dokumen resmi disusun,” kata junaidi

Dikatakannya, Hasil pemeriksaan BPK menunjukkan bahwa pejabat pembuat komitmen (PPK) melakukan pertemuan dengan salah satu direktur perusahaan penyedia sebelum penyusunan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

Kesepakatan awal tersebut kemudian menjadi acuan penyusunan dokumen teknis serta penetapan pemenang lelang. Hal ini, menurut YARA, menimbulkan kesan kuat bahwa proses pengadaan tidak berjalan secara independen dan bebas dari intervensi pihak tertentu.

“Temuan BPK ini menunjukkan adanya praktik mufakat jahat dan pengaturan mulai dari desain kebutuhan hingga penentuan pemenang. Ini bukan sekadar kesalahan administrasi, tetapi berpotensi merugikan keuangan negara dan merusak prinsip pengadaan yang transparan dan kompetitif,” ucap Kepala Perwakilan YARA, Junaidi.

YARA menilai bahwa pola yang terkuak mulai dari penetapan spesifikasi, jumlah eksemplar, hingga harga buku yang identik dengan penawaran penyedia merupakan bentuk pengondisian yang sistemik dan disengaja.

YARA juga menyoroti indikasi kuat adanya afiliasi antar penyedia yang diduga sebagai satu grup usaha, serta tidak adanya upaya memperoleh harga terbaik dalam pengadaan.

Sehubungan dengan itu, YARA mendesak APH, termasuk Kejaksaan Negeri Pidie dan Kepolisian Resor Pidie, untuk segera membuka penyelidikan resmi, memanggil pihak-pihak terkait, serta memeriksa saksi yang relevan untuk mengungkap seluruh aktor di balik praktik tersebut.

Selain itu, YARA mendorong transparansi penuh terhadap dokumen lelang agar publik dapat melihat secara langsung alur proses pengadaan yang bermasalah tersebut.

“Kami tidak akan berhenti sampai semua fakta terungkap dan pertanggungjawaban hukum ditegakkan,” kata Junaidi ketua Perwakilan YARA Pidie.[Mul]

Previous Post

Alumnus Mudi Mesra Samalanga Sampaikan Tausiah di Masjid Syuhada

Next Post

Pemkab Abdya Sediakan Beasiswa untuk Mencetak 100 Penghafal Alquran

Next Post
Pemkab Abdya Sediakan Beasiswa untuk Mencetak 100 Penghafal Alquran

Pemkab Abdya Sediakan Beasiswa untuk Mencetak 100 Penghafal Alquran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Al-Farlaky Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan Karakter Pendidikan Anak Bangsa

Al-Farlaky Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan Karakter Pendidikan Anak Bangsa

30/04/2026
PMII: Keberadaan Daycare Harus Benar-benar Aman Bagi Anak

PMII: Keberadaan Daycare Harus Benar-benar Aman Bagi Anak

30/04/2026
YARA Desak Pemkab Pidie Jaya Buka Kembali Lapangan Meureudu untuk UMKM

YARA Desak Pemkab Pidie Jaya Buka Kembali Lapangan Meureudu untuk UMKM

30/04/2026
Pernyataan Rampok Dana JKA, Jubir Pemerintah Aceh: Terlalu Semena-mena

Pernyataan Rampok Dana JKA, Jubir Pemerintah Aceh: Terlalu Semena-mena

30/04/2026
Bupati Abdya Dr. Safaruddin Tunjuk Mulya Arfan Jadi Plt Kepala Disdukcapil

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Tunjuk Mulya Arfan Jadi Plt Kepala Disdukcapil

30/04/2026

Terpopuler

Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

30/04/2026

Ribuan Warga di Banda Aceh Ubah Data Pekerjaan dari Wiraswasta ke Buruh Harian Lepas, Ada Apa?

Waspada, Ada Penipuan dan Pemerasan Mengatasnamakan Pimpinan & Pegawai Kejari Abdya

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Tulis Dua Belas Buku Sastra Aceh, Kepala MIN 32 Bireuen Raih Penghargaan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com