Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Dayah

Alumnus Mudi Mesra Samalanga Sampaikan Tausiah di Masjid Syuhada

redaksi by redaksi
21/02/2026
in Dayah
0
Alumnus Mudi Mesra Samalanga Sampaikan Tausiah di Masjid Syuhada

MESJID RAYA – Teungku Efendi Bukhari, alumnus Dayah Mudi Mesra Samalanga, menyampaikan tausiah penuh makna di Masjid Syuhada Neuheun, Kabupaten Aceh Besar.

Dalam ceramahnya, dia mengajak jamaah untuk merenungi doa-doa yang hampir setiap malam kita baca di sela-sela salat tarawih. Doa yang sudah sangat akrab di lisan, namun sering kali luput kita hayati maknanya secara mendalam.

Doa tersebut berbunyi: Allahumma inna nas’aluka ridha wal jannah, wa na’udzubika min sakhatika wan naar…”
(Ya Allah, kami memohon kepada-Mu ridha dan surga, dan kami berlindung kepada-Mu dari murka-Mu dan neraka).

Ustadz Efendi menjelaskan bahwa doa ini memiliki makna yang luar biasa dalam kehidupan seorang hamba.

“Kita sering meminta surga, namun lupa bahwa surga tidak akan pernah diraih kecuali dengan ridha Allah. Tidak ada satu pun amal yang bernilai tanpa keridhaan-Nya. Sebaliknya, kita juga memohon dijauhkan dari neraka, padahal neraka adalah tempat bagi segala perbuatan yang dibenci Allah.”

Kemudian Ustadz Efendi melanjutkan dengan doa kedua yang juga sering dibaca, terutama ketika mengharap Lailatul Qadar:

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”

Doa ini berasal dari sebuah hadits ketika Sayyidah Aisyah radhiyallahu ‘anha bertanya kepada Rasulullah ﷺ:
“Wahai Rasulullah, jika aku bertemu dengan Lailatul Qadar, doa apa yang sebaiknya aku baca?”
Maka Rasulullah ﷺ menjawab:
“Ucapkanlah doa tersebut.”

Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

Ustadz Efendi menekankan bahwa doa ini seharusnya menjadi cermin refleksi diri bagi kita semua. Jika kita mengakui bahwa Allah itu Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, lalu mengapa kita masih berat untuk memaafkan sesama manusia?

Allah itu Al-‘Afuww—Maha Pemaaf. Allah juga Halim—Maha Lembut dan Maha Tenang. Allah itu Rahman dan Rahim—Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Maka, kata dia, sangat tidak pantas jika seorang hamba yang setiap malam memohon ampunan justru mudah marah, pendendam, keras hati, dan enggan memaafkan. Jika kita ingin mendapatkan sifat Allah berupa ampunan, maka latihlah diri kita untuk menjadi pribadi yang pemaaf.

Jika Allah Maha Lembut, maka kita pun seharusnya bersikap lembut.
Jika Allah Maha Penyayang, maka kita pun harus menyayangi sesama.
Jika Allah Maha Pemurah, maka janganlah kita menjadi orang yang kikir, pelit, dan enggan berbagi tanpa alasan yang benar.

Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi tentang membersihkan hati. Membersihkan dendam, ego, amarah, dan sifat-sifat buruk yang menghalangi turunnya ridha Allah.

Ustadz Efendi mengingatkan, bisa jadi ada orang yang rajin ibadah, tetapi tertahan masuk surga bukan karena kurang shalat atau puasa, melainkan karena hati yang keras dan enggan memaafkan.

“Maka di bulan yang penuh ampunan ini, marilah kita memperbanyak doa, memperdalam maknanya, dan mengamalkannya dalam kehidupan nyata. Jadikan Ramadan sebagai momentum untuk menjemput ridha Allah, agar surga benar-benar menjadi tujuan akhir kita.”

Previous Post

UNESA Hadir di Aceh Dampingi Guru dan Siswa Pulih dari Dampak Psikososial Bencana

Next Post

YARA Pidie Desak APH Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Buku Rp7,1 Miliar

Next Post
YARA Pidie Desak APH Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Buku Rp7,1 Miliar

YARA Pidie Desak APH Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Buku Rp7,1 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Anggota DPRK Dapil V Aceh Selatan  Apresiasi TNI Bangun

Anggota DPRK Dapil V Aceh Selatan Apresiasi TNI Bangun

30/10/2026
Hoax! Area Arung Jeram Lukup Badak Takengon Banjir

Hoax! Area Arung Jeram Lukup Badak Takengon Banjir

30/10/2026
Bawaslu Kota Banda Aceh Hadirkan Layanan Khusus Kepemiluan di Pekan Nasional Pelayanan Publik FISIP UIN Ar-Raniry

Bawaslu Kota Banda Aceh Hadirkan Layanan Khusus Kepemiluan di Pekan Nasional Pelayanan Publik FISIP UIN Ar-Raniry

30/10/2026
Kenal Haji Uma hingga Azhari Cage? Bagaimana dengan Kantor DPD RI Aceh?

Kenal Haji Uma hingga Azhari Cage? Bagaimana dengan Kantor DPD RI Aceh?

30/10/2026
Wabup Pidie Jaya Absen di Dua Momentum Penting, Aldo Poroh Desak Bupati Tak Tutup Mata

Wabup Pidie Jaya Absen di Dua Momentum Penting, Aldo Poroh Desak Bupati Tak Tutup Mata

30/10/2026

Terpopuler

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

30/10/2026

Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

Ohku, Sengketa Tanah Wakaf Memanas, Warga Pasang Spanduk Larangan di MAN 1 Pidie Jaya

Absen di Apel dan Sumpah Pemuda, Bos J Sentil Wabup Pidie Jaya: Jabatan Bukan Sekadar Simbol

Paskibra MTsN 1 Banda Aceh Tampil Memukau Pada Upacara Hari Sumpah Pemuda

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com