Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Pemkab Aceh Timur Bentuk Tim Independen Terkait Bau Gas Medco

redaksi by redaksi
27/08/2025
in Lintas Timur
0
Pemkab Aceh Timur Bentuk Tim Independen Terkait Bau Gas Medco

Arsip foto - Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky (bertopi) meninjau sumur migas di Blang Nisam, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, Senin (18/82025). ANTARA/HO-Pemkab Aceh Timur.

Banda Aceh – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur membentuk tim independen untuk memastikan kebenaran pencemaran udara akibat bau gas hingga berujung warga menghindar ke Kantor Kecamatan Banda Alam.

Wakil Bupati (Wabup) Aceh Timur T Zainal Abidin di Aceh Timur, Rabu, mengatakan pihaknya bertanggung jawab terhadap keluhan masyarakat terkait bau gas.

“Mendapatkan informasi ada masyarakat yang terdampak dugaan bau gas, kami langsung turun meninjau. Seiring juga mendengar keluhan warga, kebenaran informasi juga harus dicek,” katanya.

Menyangkut ada warga ke kantor camat karena ada dugaan gas beracun, pihaknya langsung menghubungi PT Medco selaku perusahaan pengelola sumur gas di wilayah tersebut untuk berkoordinasi serta mediasi warga terkait masalah tersebut.

Koordinasi serta mediasi tersebut juga melibatkan jajaran Polres Aceh Timur serta Keuchiek (Kepala Desa) Panton Rayeuk T Mahmud di Kantor PT Medco E&P Malaka di Desa Blang Nisam, Kecamatan Indra Makmur.

“Hasil pertemuan tersebut dibentuk tim independen, mengecek kebenaran pencemaran udara yang diduga bau gas,” kata Zainal Abidin.

Dalam pertemuan tersebut, lanjutnya, perwakilan perusahaan migas mengatakan kegiatan shutdown dilakukan secara berkala setiap dua tahun dan sampai saat ini situasi operasional masih dalam zona aman.

Di samping itu tidak ditemukan indikasi bau yang membahayakan masyarakat. Selanjutnya kompensasi hanya akan diberikan jika kondisi darurat yang mewajibkan warga untuk mengungsi.

Sementara itu Suhendra (30), warga setempat Desa Panton Rayeuk, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, yang terdampak bau gas, membantah pihaknya meminta kompensasi terhadap perusahaan.

“Kami tidak berharap kompensasi Rp1 juta per kepala keluarga. Penghasilan kami di desa sehari bisa mencapai Rp500 ribu per hari dari hasil kebun,” kata Suhendra.

Masyarakat, kata dia, cuma berharap tidak ada lagi pencemaran udara yang menimbulkan bau tak sedap tersebut dan perusahaan bisa menjamin keselamatan kesehatan masyarakat.

“Sudah berminggu-minggu sejak pencucian sumur itu, kami terganggu dengan bau gas, hingga akhirnya kami terpaksa mengungsi ke kantor camat,” kata Suhendra.

Dia juga berharap pihak terkait lebih peduli pada kesehatan mereka selama di pengungsian dengan mendirikan tenda, karena anak-anak dan ibu hamil yang harus tidur di lantai.

“Bahkan selama di sini untuk makan dan air bersih saja kami harus beli sendiri. Karena itu kami meminta pihak terkait untuk peduli dengan kami, terutama anak-anak dan ibu hamil,” kata Suhendra.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Timur Muslidar menyatakan tidak ditemukan indikasi bau yang berasal dari aktivitas shutdown sumur migas PT Medco E&P Malaka.

“Hal itu setelah dilakukan pengecekan dan pemantauan dimulai pukul 08.30 WIB sampai pukul 16.00 WIB yang menunjukkan hasil tidak ditemukan bau gas seperti yang dikeluhkan oleh warga,” kata Muslidar.

Sumber: antara

Previous Post

Bupati Aceh Tengah Ajak Jamaah Jadikan Masjid Pusat Ibadah dan Sosial

Next Post

IPARI Pidie Persiapkan Maulid bersama Kelompok Disabilitas

Next Post
IPARI Pidie Persiapkan Maulid bersama Kelompok Disabilitas

IPARI Pidie Persiapkan Maulid bersama Kelompok Disabilitas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Rencana HUT ke-24 Abdya Didesain Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Rencana HUT ke-24 Abdya Didesain Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

02/04/2026
PT Pembangunan Aceh Gelar Halal Bihalal 2026: Sinergi dalam Kebersamaan, Produktif dalam Kinerja

PT Pembangunan Aceh Gelar Halal Bihalal 2026: Sinergi dalam Kebersamaan, Produktif dalam Kinerja

02/04/2026
12 Murid SMAN 1 Teupah Barat Simeulue Lulus SNBP 2026

12 Murid SMAN 1 Teupah Barat Simeulue Lulus SNBP 2026

02/04/2026
Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

02/04/2026
Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

272 Murid SMA dan SMK Aceh Selatan Lulus SNBP 2026, Meningkat dari 2025

KNPI dan IMM Abdya Soroti Pemanggilan Wartawan oleh Polda Aceh

Kapolda Aceh Diminta Tinjau Ulang Pemanggilan Jurnalis Bithe.co, FJA Abdya Ingatkan MoU Polri dengan Dewan Pers

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com