Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Bakbudik, Negara Arab-Muslim Mau Bikin Aliansi ‘NATO’ Tandingan

redaksi by redaksi
17/09/2025
in Internasional
0
Bakbudik, Negara Arab-Muslim Mau Bikin Aliansi ‘NATO’ Tandingan

Liga Arab hingga negara-negara muslim mau bikin aliansi pertahanan seperti NATO. (AFP/-)

Jakarta – Organisasi negara-negara Arab dan Muslim, Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC), berjanji akan mengaktifkan mekanisme pertahanan bersama menyusul bombardir Israel ke Qatar pekan lalu.

Janji tersebut merupakan salah satu hasil konferensi tingkat tinggi (KTT) GCC yang digelar di Doha, Qatar mulai Senin (15/9).

GCC menyatakan konsultasi telah berlangsung di antara badan-badan militer untuk membangun “kemampuan pencegahan Teluk.”

Usulan untuk membentuk aliansi pertahanan regional seperti Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) berasal dari Mesir, dikutip dari the New Arab.

Berdasarkan laporan the National, proposal tersebut mencakup komando bergilir di antara 22 negara anggota Liga Arab. Semuanya akan berkontribusi pada pasukan gabungan dipimpin dengan seorang sipil yang akan menjabat sebagai sekretaris jenderal.

Seperti haknya NATO, aliansi pertahanan itu nantinya gabungan dari angkatan bersenjata yang mencakup unit darat, udara, laut, dan pasukan komando,

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Mohammed Al Ansari juga mengatakan akan ada pertemuan Komando Militer Terpadu GCC untuk membahas tindakan lebih lanjut.

Namun, dia tak memberi rincian apapun soal mekanisme pertahanan baru itu.

“Pernyataan bersama itu jelas menyerukan pertemuan komando tinggi yang akan digelar di Doha untuk membahas lebih jauh langkah yang bakal diambil untuk memastikan keselamatan dan pertahanan bersama negara anggota GCC, terpenuhi,” kata Al Ansari kepada Al Jazeera.

Dia lalu belajar, “GCC berada dalam satu garis.”

Negara anggota GCC, Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, telah membentuk pakta pertahanan untuk mengatasi masalah keamanan negara-negara anggota.

Salah satu poin dalam pakta itu menyatakan bahwa serangan terhadap satu negara anggota merupakan serangan terhadap semua negara.

Di luar pakta tersebut, dalam KTT ini tak banyak poin-poin yang bisa ditindaklanjuti. Sejauh ini, komunike itu berisi kecaman dan janji solidaritas negara-negara Arab dan Muslim.

“Kami mengutuk sekeras-kerasnya serangan pengecut dan ilegal Israel terhadap Negara Qatar. Kami menanggapi dengan solidaritas penuh kepada Qatar dan mendukung langkah-langkahnya,” demikian bunyi memo yang dikeluarkan oleh negara-negara anggota Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Komunike tersebut juga memuji tanggapan Qatar terhadap serangan Israel, menyuarakan solidaritas, dan menolak segala bentuk agresi.

Negara-negara anggota juga menolak “ancaman berulang Israel tentang kemungkinan menargetkan Qatar lagi”.

Israel membombardir Doha pada pekan lalu dengan dalih menargetkan para pemimpin Hamas. Serangan ini memicu kecaman dari komunitas internasional.

Qatar, sebagai salah satu mediator Hamas-Israel, juga menyebut serangan itu menunjukkan pemerintahan Benjamin Netanyahu tak ingin berdamai dan menciderai upaya negosiasi.

Serangan terhadap Qatar juga terjadi saat Israel masih meluncurkan agresi ke Palestina sejak Oktober 2023.

Imbas agresi itu, lebih dari 64.800 warga di Palestina meninggal dan jutaan orang terpaksa menjadi pengungsi.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Wabup Abdya Hadiri Sidang Paripurna APBK Perubahan 2025

Next Post

Direksi PEMA Partisipasi dalam Donor Darah di Kancabdin Pendidikan Lhokseumawe

Next Post
Direksi PEMA Partisipasi dalam Donor Darah di Kancabdin Pendidikan Lhokseumawe

Direksi PEMA Partisipasi dalam Donor Darah di Kancabdin Pendidikan Lhokseumawe

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Saat Hasan Tiro ‘Menampar’ Abang Samalanga dan Mualem

Saat Hasan Tiro ‘Menampar’ Abang Samalanga dan Mualem

04/04/2026
Audit LKPD 2025, Mualem Tegaskan Komitmen Transparansi APBD

Audit LKPD 2025, Mualem Tegaskan Komitmen Transparansi APBD

04/04/2026
30 Murid SMA Matangkuli Lulus SNBP, Setiap Tahun Mengalami Peningkatan

30 Murid SMA Matangkuli Lulus SNBP, Setiap Tahun Mengalami Peningkatan

04/04/2026
PDAM Tirta Mountala Tindak Pelanggan Menunggak Iuran

PDAM Tirta Mountala Tindak Pelanggan Menunggak Iuran

04/04/2026
Pemkab Aceh Barat Dampingi Seleksi Pekerja PT Cipta Kridatama, Prioritaskan Putra Daerah

Pemkab Aceh Barat Dampingi Seleksi Pekerja PT Cipta Kridatama, Prioritaskan Putra Daerah

04/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

140 Siswa Madrasah di Aceh Besar Lulus SNBP, MAS RIAB Paling Banyak

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com