Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Omen, Warga Beutong Temukan Giok Raksasa 5000 Ton

Bakal jadi bahan pembangunan lanjutan Masjid Giok di Nagan Raya

redaksi by redaksi
24/10/2025
in Lintas Barat Selatan
0
Omen, Warga Beutong Temukan Giok Raksasa 5000 Ton

Dok. Istimewa

NAGAN – Seorang warga Beutong, Nagan Raya bernama Edi Rasyid atau yang akrab disapa Yahfer, dapat ‘durian runtuh.’ Warga asal Desa Meunasah Teungoh, Kecamatan Beutong, kabupaten Nagan Raya, dikabarkan menemukan batu giok raksasa seberat 5000 ton dalam hutan Beutong.

Penemuan batu giok raksasa tersebut sudah ditemukan oleh warga sejak tahun 2013 silam, dan telah dilakukan pemotongan untuk pembuatan gelak dan aksesori giok.

“Saya menemukan batu giok ini sejak 2013 silam dan sudah pernah ambil bongkahannya dan pernah dipasarkan dengan di proses untuk pembuatan gelang batu giok Aceh,” ujar Edi Rasyid.

Yahfer berserta keponakan nya Reza Fahrizal yang merupakan pengolah atau penjual batu giok di Nagan raya menceritakan bahwasanya batu giok tersebut sudah pernah ditawarkan ke bupati Nagan Raya yang sebelumnya, untuk dapat lakukan pengolahan baik pembuatan keramik maupun lainnya sesuai dengan keperluan masjid giok Nagan Raya.

“Namun hasil diskusi dengan pihak atau staf bupati tidak menemukan titik hasil mengenai hasil temuan mereka yaitu batu giok raksasa yang diperkirakan mencapai 5000 Ton tersebut,” kata Reza Fahrizal yang sering disapa Toke Giok.

“Alhamdulillah berapa bulan yang lalu, saya melakukan diskusi dengan bupati baru Nagan Raya dan alhamdulillah dibalik diskusi tersebut dengan bapak Bupati Teuku Raja Keumangan, batu giok raksasa yang bahannya dapat menyelesaikan pembangunan mesjid giok Nagan Raya,” ujar Reza Fahrizal.

Menurutnya, selang beberapa hari setelah diskusi dengan bupati Nagan Raya, bupati langsung memerintahkan beberapa orang stafnya dan juga Kasatpol PP untuk melakukan pengecekan batu giok tersebut ke lokasi, yang kebetulan bupati saat itu berhalangan hadir pada kegiatan pengecekan batu tersebut.

Selang beberapa bulan, Bupati Nagan menghubungi kembali Reza Fahriza untuk menindak lanjuti ke lokasi batu giok raksasa tersebut.

“Alhamdulillah Kamis 23 Oktober 2025, bapak bupati berserta Forkopimda Nagan Raya telah hadir semuanya untuk mengecek lansung kualitas batu tersebut,” ujar Reza Fahrizal.

“Bupati hadir lansung untuk mengecek ke lokasi dan sangat senang dengan temuan tersebut. Ia mengatakan alhamdulillah batunya sangat besar dan memiliki ciri khas warna yang cukup menarik, ini sangat bagus bahannya untuk di proses pembuatan keramik atau ornamen masjid giok Nagan Raya.”

“Batu ini memiliki bahan yang sangat indah cocok untuk keramik warna hijau, dan juga untuk pembuatan aksesoris lainnya, ini merupakan anugrah tuhan yang mungkin tidak semua daerah di Indonesia bahkan dunia memiliki kekayaan alam seperti ini,” ujar Reza Fahrizal.

Previous Post

Ohku, Pemkab Singkil Panggil Suami yang Ceraikan Istri Usai Lulus PPPK

Next Post

Syech Fadhil dan Sahara Aceh Besar Kembali Gelar ‘Jumat Berkah’ ke 20 Penerima di Meunasah Manyet

Next Post
Syech Fadhil dan Sahara Aceh Besar Kembali Gelar ‘Jumat Berkah’ ke 20 Penerima di Meunasah Manyet

Syech Fadhil dan Sahara Aceh Besar Kembali Gelar 'Jumat Berkah' ke 20 Penerima di Meunasah Manyet

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

IMM Abdya dan Aliansi Masyarakat Tolak CA Kecam Kebijakan “Pinjam Manajemen” Kejari Abdya Untuk PT CA

IMM Abdya dan Aliansi Masyarakat Tolak CA Kecam Kebijakan “Pinjam Manajemen” Kejari Abdya Untuk PT CA

16/10/2026
Syed Saddiq Desak ASEAN Tekan Indonesia dan Perusahaan Perkebunan Sawit Soal Kabut Asap Karhutla

Syed Saddiq Desak ASEAN Tekan Indonesia dan Perusahaan Perkebunan Sawit Soal Kabut Asap Karhutla

16/10/2026
Kabut Asap Karhutla Masuk Pidie Jaya, Dinkes-KB Bergerak Bagikan Masker

Kabut Asap Karhutla Masuk Pidie Jaya, Dinkes-KB Bergerak Bagikan Masker

16/10/2026
Darwati Tampung Aspirasi BPBA, Respon Cepat dan Mitigasi Bencana Jadi Sorotan

Darwati Tampung Aspirasi BPBA, Respon Cepat dan Mitigasi Bencana Jadi Sorotan

16/10/2026
Jelang Akhir Masa Tugas, Konjen Jepang Jamu Wali Nanggroe Aceh, Bahas Penguatan Kerja Sama dan Warisan Sejarah Sabang

Jelang Akhir Masa Tugas, Konjen Jepang Jamu Wali Nanggroe Aceh, Bahas Penguatan Kerja Sama dan Warisan Sejarah Sabang

16/10/2026

Terpopuler

Bendera, Antara Eksploitasi Warga dan Mainan Elite

Bendera, Antara Eksploitasi Warga dan Mainan Elite

15/10/2026

Tgk Mansur Resmi Terpilih Sebagai Ketua MPU Abdya Masa Khidmat 2026-2031

IMM Abdya dan Aliansi Masyarakat Tolak CA Kecam Kebijakan “Pinjam Manajemen” Kejari Abdya Untuk PT CA

22 Nama Pengurus MPU Abdya Masa Khidmat 2026-2031 Diumumkan, Lulus Uji Kitab Kuning

Piala Soeratin U-17 Nasional, Persada Abdya vs Persebaya Imbang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com