Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

YARA Kecam Penganiayaan oleh Wabup Pidie Jaya: Cederai Citra Daerah Menjelang MTQ Aceh

redaksi by redaksi
31/10/2025
in Lintas Timur
0
YARA Kecam Penganiayaan oleh Wabup Pidie Jaya: Cederai Citra Daerah Menjelang MTQ Aceh

‎MEUREUDU — Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Pidie Jaya, Muhammad Zubir, SH., MH., mengecam keras tindakan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, terhadap Muhammad Reza, Kepala Satuan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Sagoe, Kecamatan Trienggadeng, pada Kamis (30/10/2025).

‎Akibat insiden tersebut, korban dilaporkan mengalami luka dan terpaksa mendapatkan perawatan medis di puskesmas setempat.

“Tindakan arogansi dan kekerasan seperti ini tidak bisa dibenarkan oleh hukum. Apalagi dilakukan oleh seorang pejabat publik, seorang pemimpin daerah. Ini sangat memalukan dan mencederai kepercayaan masyarakat,” tegas Zubir dalam keterangannya, Jumat (31/10).
‎
‎Zubir menilai, tindakan tersebut bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mencoreng citra Kabupaten Pidie Jaya yang tengah bersiap menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Aceh ke-37.

‎ “Seharusnya, kata Zubir, citra Pidie Jaya sedang naik dengan event besar tingkat provinsi itu. Tapi kini malah dirusak oleh tindakan pejabatnya sendiri,” tambahnya.

‎YARA meminta agar korban segera melapor ke pihak kepolisian, baik di Polres Pidie Jaya maupun ke Polda Aceh, agar kasus ini diproses secara hukum dan menjadi pelajaran bagi pejabat publik lainnya.

‎ “Zubir berharap penegakan hukum dilakukan secara transparan. Jangan sampai tindakan kekerasan seperti ini menjadi kebiasaan, apalagi pelakunya pejabat publik,” ujar Zubir.

‎Ia juga mengingatkan bahwa korban merupakan penggerak Gugus depan di bawah Badan Gizi Nasional (BGN) yang menjalankan program makan bergizi gratis bagi siswa di seluruh Indonesia, bagian dari program prioritas Presiden RI.

‎ “Kasus ini seharusnya menjadi tamparan keras. Jika penggerak program nasional saja bisa dianiaya, bagaimana nasib masyarakat biasa,” tutup Zubir.

Previous Post

26 Santri dan Alumni Dayah Darul Quran Aceh Siap Berlaga pada MTQ Aceh XXXVII di Pidie Jaya

Next Post

Pemimpin Bukan Buat Masalah Tetapi Menyelesaikan Masalah

Next Post
Pemimpin Bukan Buat Masalah Tetapi Menyelesaikan Masalah

Pemimpin Bukan Buat Masalah Tetapi Menyelesaikan Masalah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

10/06/2026
Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

10/06/2026
HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

10/06/2026
208 Peserta Meriahkan Perayaan MTQ Tingkat Tangan-Tangan

208 Peserta Meriahkan Perayaan MTQ Tingkat Tangan-Tangan

10/06/2026
Kemenag Salurkan Lebih dari Rp85 Miliar untuk Penanganan Dampak Bencana di Aceh

Kemenag Salurkan Lebih dari Rp85 Miliar untuk Penanganan Dampak Bencana di Aceh

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com