ACEH TIMUR – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya). Dr. Safaruddin, s. Sos MSP mengantar langsung dua truk tronton bantuan logistik berupa bahan pokok, pakaian, obat-obatan, keperluan bayi, kebutuhan perempuan dan berbagai jenis bantuan lainnya ke Aceh Timur, Selasa (9/12).
Dr. Safaruddin didampingi Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi, S. Pi (Abi Roni tiba bersama sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) dan relawan sekitar pukul 03.00 dini hari Wib. Mereka disambut langsung oleh Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky.
Orang nomor satu di Abdya itu mengatakan bahwa, bantuan 2 truk tronton logistik itu merupakan amanah dari warga Abdya, yang selama lebih dari satu pekan ini cukup antusias mengumpulkan bantuan ke posko Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Abdya.
“Salam dari masyarakat Abdya, untuk tetap kuat, tetap semangat. InsyaAllah mudah-mudahan bisa dilewati dan kita doakan hikmah baik kedepan untuk Aceh Timur,” kata Bupati Dr. Safaruddin Selasa (09/12).
Bupati Al-Farlaky menyampaikan terima kasih kepada Bupati Safaruddin dan seluruh masyarakat Abdya yang sudah membantu warga Aceh Timur yang kini tertimpa bencana.
“Kami segenap warga Aceh Timur mengucapkan ribuan terima kasih kepada sahabat saya dari Aceh Barat Daya, serta ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Abdya yang ikhlas hati membantu kami warga Aceh Timur yang dipimpin langsung oleh Bupati Abdya, Bapak Abi Roni Ketua DPRK Abdya dan tenaga medis yang dikerahkan untuk membantu warga kami di Aceh Timur,” kata Bupati Al-Farlaky, Selasa (09/12).
“Kami tidak dapat membalas kebaikan masyarakat Abdya, semoga Allah membalasnya. Mohon doa agar kami kuat, keluar dari cobaan ini dan kami dapat mengendalikan situasi pascabanjir di Aceh Timur ini,” sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, Al-Farlaky juga memaparkan betapa parah dan masifnya banjir bandang yang menghantam seluruh kecamatan di Aceh Timur, bahkan mengakibatkan hilangnya empat perkampungan di wilayahnya.
Gawatnya lagi, semua Kepala Dinas di Aceh Timur tinggal di Kota Langsa. Sehingga, ketika banjir dahsyat itu memutus akses kedua daerah, praktis tidak ada pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Aceh Timur yang bisa digerakkan untuk membantu korban banjir.
Bahkan truk Satpol-PP yang berada di pendopo Bupati juga tidak dapat dikerahkan, lantaran tidak ada kunci. Sehingga, ia terpaksa menggunakan truk TNI untuk membantu warga.
Begitupun logistik bantuan. Ia terpaksa merogoh kocek pribadi hingga Rp 140 juta untuk membeli bantuan pokok, di hari pertama dan kedua banjir. Sehingga, tidak ada warga chaos atau terjadi penjarahan.
“Itu mungkin yang beda dengan daerah lain. Ketika daerah lain masih menunggu bantuan, saya langsung beli dan bagi terus ke warga,” kata Al-Farlaky.
Akses komunikasi yang sempat lumpuh total di hari pertama dan kedua bencana juga cepat diantisipasi dengan memasang perangkat internet satelit starlink di pendopo, sehingga kondisi di Aceh cepat di-update ke Pemerintah Pusat.
Setelah di Aceh Timur, Dr. Safaruddin juga mengantar langsung 2 truk tronton lainnya lengkap tim relawan dan nakes ke Aceh Utara di hari yang bersamaan. Koordinator Wilayah Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ini juga akan mengunjungi beberapa kabupaten/kota terdampak bencana untuk memberikan dukungan moral kepada sesama kepala daerah.
Hingga hari ini, total sudah 16 truk dan tronton bantuan logistik yang disalurkan Posko Peduli Bencana Banjir Aceh milik Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) ke 13 Kabupaten/Kota. Khusus ke Gayo Lues, Abdya sudah mengirimkan 16 double cabin logistik.
Setiap pengiriman logistik, Abdya juga mengerahkan Tim Relawan dan Tenaga Kesehatan (Nakes) ke daerah-daerah terdampak bencana.










