LHOKSEUMAWE – Senator DPD RI asal Aceh, Azhari Cage SIP, menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Desa Meunasah Aron, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Minggu malam 14 Desember 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan warga dari Lhokseumawe dan Aceh Utara. Kegiatan diselingi dengan doa bersama untuk korban banjir Sumatera.
Dalam sambutannya, Azhari Cage, mengatakan 4 pilar Kebangsaan Indonesia adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Ke 4 pilar ini menjadi pedoman fundamental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk menjaga persatuan, keutuhan, serta identitas bangsa di tengah keberagaman, sebagaimana sosialisasi oleh MPR RI dan berbagai lembaga lainnya.
Menurutnya, 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara tidaklah dimaksudkan bahwa keempat pilar tersebut memiliki kedudukan yang sederajat. Setiap pilar memiliki tingkat, fungsi, dan konteks yang berbeda., dan posisi Pancasila tetap ditempatkan sebagai nilai fundamental berbangsa dan bernegara. Namun empat pilar dari konsepsi kenegaraan Indonesia tersebut merupakan prasyarat minimal bagi bangsa ini untuk bisa berdiri kukuh dan meraih kemajuan berlandaskan karakter kepribadian bangsa Indonesia sendiri.
“Setiap warga Negara Indonesia harus memiliki keyakinan, bahwa itulah prinsip-prinsip moral keindonesian yang memandu tercapainya perikehidupan bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur (Setjend MPR RI, 2012).”
“Wacana gagasan strategis mengenai empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu NKRI, Pancasila, UUD’45, dan Bhineka Tunggal Ika di tengah hiruk pikuk reformasi Indonesia yang mengapung dan kehilangan arah, merupakan sebuah penemuan kembali (reinventing) jati diri ke-Indonesiaan.”
“Saat musibah seperti sekarang, penting bagi kita untuk menguatkan barisan. Karena saat saat seperti sekarang, kita rentan dengan provokasi,” ujar Azhari Cage.











