BANDA ACEH – Sejumlah pimpinan perbaikan ternyata masih abai soal surat Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan walikota Banda Aceh Aminullah agar menyediakan hand sanitizer di setiap ATM.
Pantauan atjehwatch.com, sejumlah ATM di Banda Aceh ternyata belum menyediakan hand sanitizer.
Lokasi ATM tanpa hand sanitizer seperti ATM Mandiri, BNI serta BRI di Darussalam. Kemudian ATM Mandiri di Lingke, serta Lambhuk.
Padahal ATM menjadi salah satu tempat yang paling banyak disentuh oleh warga.
Sebelumnya diberitakan, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyurati pimpinan bank di Aceh untuk menyediakan hand sanitizer dan security di setiap ATM guna memberi kenyamanan kepada warga di Aceh.
Surat ini dilayangkan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, pada Minggu 22 Maret 2020.
Surat tersebut untuk menyikapi wabah Corona yang sedang melanda Indonesia dan sejumlah negara di dunia.
“Berkenaan hal tersebut di atas, kami harap saudara mempersiapkan fasilitas ATM agar selalu terisi dan terkoneksi dengan baik serta disiapkan hand sanitizer dan securrity guyna memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tulis Nova.
Surat ini ditembuskan ke Mendagri serta Kapolri di Jakarta.
Hal yang sama juga disampaikan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, yang meminta pihak perbankan untuk menyediakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) di setiap Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
Menurut Aminullah, hal itu perlu dilakukan karena ATM salah satu tempat yang paling sering diakses oleh masyarakat, sehingga sangat rentan menjadi tempat penularan kuman atau virus, tak terkecuali Corona alias Covid-19.
ATM bisa menjadi sarangnya penyakit jika tak dibersihkan secara rutin, terutama di gagang pintu dan tombol-tombol ATM. “Corona telah pandemik dan untuk meminimalisir potensi penyebaran ke Banda Aceh, saya minta agar disediakan hand sanitizer di seluruh ATM, di samping frekuensi pembersihan juga ditambah.”










