SIGLI – Penyebab kebakaran di SPBU di jalan A. Majid Ibrahim, Gampong Blok Sawah, Kecamatan Kota Sigli, Pidie Api diduga berasal dari sebuah mobil Toyota Kijang pick up BL 8230 PY yang sedang melakukan pengisian BBM jenis Pertalite di pompa satu.
“Keterangan petugas kami, saat itu lagi pengisian pertalite Rp 300 ribu, tiba-tiba keluar api dari dalam mobil,” kata Rico, pengelola SPBU PT Kuala Berkah tersebut. Sabtu 24 Januari 2026.
Selama ini masih banyak kendaraan yang melakukan pengisian BBM tanpa mematikan mesin hingga memicu sistem kelistrikan kendaraan menjadi salah satu faktor kebakaran, namun Rico mengaku, belum dapat memastikan sumber api tersebut, apakah berasal dari sistem kelistrikan kendaraan yang masih menyala atau faktor lainnya.
“Tapi ini apakah mobilnya dimatikan saat pengisian atau tidak dimatikan, Saya kurang tau. Tapi pada umumnya mobil tidak dimatikan lagi saat pengisian,” katanya.
Sementara, sejumlah petugas yang bekerja di SPBU itu masih dirundung trauma setelah api membakar SPBU tersebut Jum’at (23/1). Ani dan Zahra, yang saat kejadian tengah bertugas mengisi bahan bakar minyak (BBM), diketahui selamat dari peristiwa naas tersebut, namun masih menjalani masa pemulihan trauma.
“Alhamdulillah keduanya selamat, namun masih trauma dan sedang istirahat,” kata Rico, pengelola SPBU PT Kuala Berkah tersebut.
Diketahui, Si jago merah melalap satu Toyota Kijang pick up dan dispenser pengisian BBM jenis Pertalite di SPBU kota Sigli, jum’at (23/1), hingga satu orang Sopir mobil Kijang Pick up, Rusdi (45) warga Keuniree, Kecamatan Pidie menderita luka bakar serius dan masih ditangani IGD RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli.
Menurut keterangan pihak rumah sakit, korban menderita luka bakar hingga 25-30 persen. Luka bakar yang diderita korban meliputi muka, kaki dan tangannya.[Mul]









