Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Lubang Raksasa di Aceh Tengah Makin Meluas, Pemkab Cari Cara Antisipasi

redaksi by redaksi
30/01/2026
in Lintas Tengah
0
Lubang Raksasa di Aceh Tengah Makin Meluas, Pemkab Cari Cara Antisipasi

Foto: Foto udara suasana perkebunan milik warga yang amblas di jalan lintas Kecamatan Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, Selasa (14/1/2026). (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

TAKENGON – Lubang raksasa di Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah semakin hari makin meluas. Pemerintah kabupaten setempat tengah mencari cara untuk mengantisipasi agar longsoran tidak meluas ke perkampungan.

Bupati Aceh Tengah Haili Yoga mengatakan, pihaknya sudah menggelar rapat dengan tim teknis untuk melakukan kajian dan penanganan longsor yang sudah memutuskan badan jalan. Menurutnya, tim tenaga ahli perlu mengkaji penyebab longsoran semakin meluas.

“Ini memang semakin hari semakin berat, semakin bergeser. Nah ini kalau tidak diantisipasi, itu nanti terbelah,” kata Haili kepada wartawan, Jumat (30/1/2026).

Mantan Pj Bupati Bener Meriah itu menjelaskan, longsor di lokasi itu sudah terjadi sejak tahun 2013 lalu. Namun beberapa bulan terakhir longsoran semakin sering terjadi.

“Jadi ini mungkin harapan kita, mungkin tim dari provinsi dan pusat harus hadir dengan tim kabupaten sehingga nanti ini tidak melebar ke tempat-tempat yang lain. Dan hari ini memang jalan itu sudah putus. Itu sangat riskan,” jelasnya.

“Itu (jalannya) sebelumnya pun 500 meter. Ini 500 meter sudah sampai lagi. Kalau 500 meter lagi sudah masuk ke kampung, ke desa. Dan ini cukup berat. Kami berharap mari kita kerjakan bersama nanti pemerintah provinsi dan pusat,” lanjutnya.

Sebelumnya, jalan lintas di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah putus total setelah longsoran di lubang raksasa meluas. Pemerintah kabupaten setempat telah menyiapkan jalur alternatif untuk dapat dilewati warga.

Lubang raksasa itu diperkirakan mulai terbentuk sejak tahun 2000-an.

“Tidak ada literasi pasti yang menjelaskan awal mula terbentuknya lubang. Beberapa sumber menjelaskan bahwa lubang kecil sudah mulai terbentuk sejak awal tahun 2000-an. Dimana pergerakan tanah terus terjadi secara bertahap sejak tahun 2004,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah Andalika saat dimintai konfirmasi detikSumut, Kamis (15/1).

Berdasarkan laporan masyarakat, katanya, longsoran yang terjadi di lubang itu meluas sehingga memutuskan akses jalan Blang Mancung-Simpang Balik pada tahun 2006. Sejak beberapa tahun lalu, Dinas ESDM Aceh telah melakukan penelitian sehingga diketahui pergerakan tanah terus meningkat secara bertahap setiap tahun.

Menurutnya, data terbaru Dinas ESDM Aceh, luasan longsoran di lokasi telah mencapai 27.000 meter dan semakin dekat ke jalan lintas. Tim geologi dan survei geofisika ESDM Aceh juga disebut pernah melakukan kolaborasi kajian longsoran tanah tersebut bersama BPBD Aceh Tengah pada tahun 2022.

Hasil kajian yang dilakukan disebutkan longsoran tanah di Kampung Bah berada pada lapisan tanah permukaan dengan zona jenuh air dan didominasi material vulkanik yang mudah mengantarkan air. Pergerakan tanah di lokasi tersebut sangat aktif dan berkelanjutan.

“Wilayah longsoran tanah di Kampung Bah tersebut dikategorikan sebagai zona tinggi rawan pergerakan tanah, sehingga memerlukan penanganan struktural dan non struktural segera dan berkelanjutan,” jelas Andalika.

Andalika mengatakan, longsoran tanah yang terjadi di desa tersebut bukan jenis amblesan tanah sinkhole klasik yang terbentuk karena adanya lubang runtuh secara tiba-tiba. Longsoran terjadi karena pergerakan material tanah yang terjadi secara perlahan.

“Berdasarkan data dari ESDM Aceh, pergerakan tanah terus meningkat secara bertahap setiap tahun. Sejak tahun 2011 sudah dimulai pengukuran pertambahan luasan skala longsoran tanah oleh ESDM Aceh,” ungkapnya.

Sumber: detik.com

Previous Post

Gibran Tinjau Pemulihan RSUD Aceh Tamiang Setelah Banjir

Next Post

Psikolog UMY Bantu Atasi Trauma Korban Banjir di Aceh Tengah

Next Post
Psikolog UMY Bantu Atasi Trauma Korban Banjir di Aceh Tengah

Psikolog UMY Bantu Atasi Trauma Korban Banjir di Aceh Tengah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

YARA Desak Usut Pidana Penyelenggara Jalan di Aceh Timur, Usai Lubang Rengut Nyawa di Bagok

YARA Desak Usut Pidana Penyelenggara Jalan di Aceh Timur, Usai Lubang Rengut Nyawa di Bagok

26/03/2026
Gagal Menangkan Mualem–Dek Fad di Bireuen, Peneliti: Pergantian Abang Samalanga Demi Masa Depan PA

Gagal Menangkan Mualem–Dek Fad di Bireuen, Peneliti: Pergantian Abang Samalanga Demi Masa Depan PA

26/03/2026
Dinilai Angkuh Dan Minim Empati: Bupati Aceh Selatan Diminta Segera Copot Kadiskes Aceh Selatan

Dinilai Angkuh Dan Minim Empati: Bupati Aceh Selatan Diminta Segera Copot Kadiskes Aceh Selatan

26/03/2026
Komisi III DPR RI Ultimatum Polisi: Hancurkan Jaringan Narkoba & Judi Online di Aceh Utara

Komisi III DPR RI Ultimatum Polisi: Hancurkan Jaringan Narkoba & Judi Online di Aceh Utara

26/03/2026
Kapolres Pidie Minta Pengunjung Objek Wisata Jaga Keselamatan

Dinas Kesehatan Pantau Lokasi Wisata Pantai di Aceh Besar

26/03/2026

Terpopuler

JK ke Iran–Gaza di Tengah Ancaman Perang, PMI Banda Aceh: Ini Pertaruhan Kemanusiaan

JK ke Iran–Gaza di Tengah Ancaman Perang, PMI Banda Aceh: Ini Pertaruhan Kemanusiaan

25/03/2026

Abang Samalanga dan Jejak Perebutan Kursi Ketua di DPR Aceh

Lubang Raksasa di Aceh Tengah Makin Meluas, Pemkab Cari Cara Antisipasi

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

Gagal Menangkan Mualem–Dek Fad di Bireuen, Peneliti: Pergantian Abang Samalanga Demi Masa Depan PA

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com