BIREUEN – Memasuki libur Iduladha 1447 H Pesantren Modern Al Zahrah kembali mencetuskan terobosan baru dengan meluncurkan Talent Development Center (TDC) atau Pusat Pengembangan Talenta Santri.
Peluncuran TDC dilakukan di Musala Al Makki Pesantren Al Zahrah dengan penyerahan trofi juara umum Al Zahrah Sports and Arts Competition (ASAC) 2026 se-Aceh oleh perwakilan santri Adil Adha, Satria Putra didampingi Direktur Kepengasuhan Zainal Adha dan diterima langsung oleh pimpinan pesantren modern Al Zahrah, H.M Fadhil Rahmi, Lc.,M.Ag didampingi ketua panitia ASAC 2026 Eka Prasetian, S.Pd.
Berangkat dari puluhan prestasi yang telah dilahirkan oleh santri Tsanawiyah dan Aliyah Al Zahrah TDC lahir sebagai wadah pengembangan dan pembibitan prestasi dari masa ke masa.
Selain itu, nama lain dari pusat pengembangan bakat dan minat santri itu digagas juga bentuk komitmen dan keseriusan pesantren untuk merawat semangat santri atas perolehan ragam prestasi yang dikumpulkan selama ini.
Pimpinan Pesantren Modern Al Zahrah, Tgk.H.M Fadhil Rahmi, Lc.,M.Ag di hadapan santri menyatakan wadah baru bagi santri itu akan berkelanjutan untuk semua jenis bakat dan minat, mulai dari bidang kesenian, olahraga hingga cabang MTQ.
“TDC ini adalah tempat menggodok potensi santri, usai liburan akan dibentuk pengurus dan pelatih sesuai bidang,” terang Tgk Fadhil di hadapan ratusan santri Jum’at malam, (22/5/2026).
Beli Karya Santri
Pada malam pengarahan menjelang hari perpulangan santri itu, Tgk Fadhil atas nama pesantren juga membeli langsung 3 hasil karya terbaik santri yaitu:
– 2 karya santriwati kelas 2 KMI Balqis Batrisya berupa lukisan juara 1 nasional peringatan Hari Kartini dan lukisan juara 1 ASAC 2026.
– Karya santri kelas 2 KMI Zahirul Hisyam berupa kaligrafi juara 2 ASAC 2026.
Tgk Fadhil menyatakan langkah pesantren membeli karya tersebut juga merupakan bagian dari bentuk apresiasi dan penghargaan terhadap santri yang telah membuktikan kemampuan dan prestasi mereka ke publik.
“Karya-karyanya akan diabadikan,” tutup Tgk Fadhil.







