Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Keluhan Tak Ditanggapi, Warga Bener Meriah Akan Perbaiki Jembatan Wih Kanis Secara Swadaya

redaksi by redaksi
01/03/2026
in Lintas Tengah
0
Keluhan Tak Ditanggapi, Warga Bener Meriah Akan Perbaiki Jembatan Wih Kanis Secara Swadaya

Tiga bulan pascabencana banjir dan longsor menerjang Kabupaten Bener Meriah, warga di Kecamatan Mesidah masih mengandalkan jembatan darurat berbahan bambu untuk melintasi sungai Wih Kanis yang beraliran deras.(KOMPAS.COM/ SYAH ANTONI)

REDELONG – Tiga bulan pascabencana banjir dan longsor menerjang Kabupaten Bener Meriah, warga di Kecamatan Mesidah masih mengandalkan jembatan darurat berbahan bambu untuk melintasi sungai Wih Kanis yang beraliran deras. Kini jembatan yang hanya dapat dilalui sepeda motor tersebut tiap harinya dilintasi ribuan masyarakat tanpa peduli resiko.

Jembatan yang mulai renggang dan rapuh mengancam nyawa pengendara sepeda motor atau pejalan kaki.

“Iya, sekarang jembatan ini satu-satunya akses yang dipilih warga untuk melintas. Yang lewat beragam ya, ada petani, tenaga kesehatan, pegawai kecamatan, banyaklah pokoknya,” kata Aman Gawa, seorang warga saat ditemui Kompas.com, Jumat (27/2/2026).

Menurut Aman Gawa, jembatan berbahan bambu itu dibangun secara swadaya oleh warga pasca bencana longsor dan banjir bandang melanda wilayah tersebut, inisiatif tersebut lahir saat warga terisolasi akibat rusaknya jembatan permanen.

Selain itu, Kecamatan Mesidah merupakan salah satu wilayah yang mengalami kerusakan paling parah saat bencana melanda Kabupaten setempat.

Jembatan Weh Kanis Menjadi Jalur Transportasi 14 Desa

Sebanyak 14 Kampung di Kecamatan Mesidah mengandalkan jembatan darurat sebagai penunjang hidup sehari-hari. Selain untuk memenuhi kebutuhan pokok warga jelas Aman Gawa, setiap hari jembatan darurat juga dilintasi ratusan petani untuk mengangkut hasil panen.

“Ini kan sudah mulai panen kopi sedikit-sedikit, kalau nanti mulai panen raya bagaimana, kalau terlalu banyak sepeda motor bermuatan berat lewat, bisa-bisa jembatan darurat itu roboh. Sekarang saja sudah mulai renggang dan rapuh. Kalau jembatan darurat itu rusak lagi, bagaimana nasib kami,” keluhnya.

Adapun dari 14 desa, ada beberapa desa sangat bergantung pada jembatan Wih Kanis, yaitu desa-desa yang masuk wilayah kemukiman Tungku Tige.

Selebihnya, dapat mengakses jalan alternatif melalui rute jalan Pondok Baru – Samar Kilang. Kendatipun tersedia jalur lain, namun jalur jembatan Wih Kanis tetap menjadi pilihan utama warga, hal tersebut disebabkan lamanya waktu perjalanan jika harus melewati jalur alternatif, bahkan bisa memakan waktu satu hingga dua jam perjalanan.

Warga Berencana Perbaiki Jembatan Secara Swadaya

Bila tidak kunjung diperbaiki Pemerintah, warga berinisiatif memperbaiki kembali jembatan secara swadaya. Sebagian besar warga telah sepakat mengumpulkan dana secara patungan. Mengingat jembatan tersebut saat ini sudah mulai rusak dan sering menyebabkan kecelakaan tunggal.

“Disini sudah beberapa kali terjadi kecelakaan, jangan tunggu dulu memakan nyawa baru di perbaiki. Sudah tiga bulan berlalu. Itu bambu tidak tahan lama, kalau tetap tidak diperbaiki, gawat kan,” ujar warga lainnya.

Sebelumnya ia dan warga lainnya sudah melaporkan jembatan tersebut ke Pemerintah setempat agar secepatnya diperbaiki, namun sampai saat ini belum ada tindakan nyata.

“Mereka (Pemerintah) saat kami melapor selalu menjawab Iya permintaan kami, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Katanya satu-satu dulu diperbaiki. Tapi nyatanya, warga lainpun ada yang swadaya, itu contohnya jalan Weh Ni Pase, swadaya juga kan,” pungkasnya.

Sumber: Kompas.com

Previous Post

Nyan, Pendaftaran Mudik Gratis Pemerintah Aceh Dibuka 3 Maret

Next Post

Puskesmas di Aceh Selatan Maksimalkan Penanganan Korban Keracunan MBG

Next Post
Puskesmas di Aceh Selatan Maksimalkan Penanganan Korban Keracunan MBG

Puskesmas di Aceh Selatan Maksimalkan Penanganan Korban Keracunan MBG

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Begini Respon Korban Banjir di Tamiang Dikunjungi Prabowo Saat Idul Fitri

Begini Respon Korban Banjir di Tamiang Dikunjungi Prabowo Saat Idul Fitri

22/03/2026
Prabowo: Seluruh Pengungsi Sudah Keluar dari Tenda

Prabowo: Seluruh Pengungsi Sudah Keluar dari Tenda

22/03/2026
Begini Cara Warga di Pulo Aceh Rayakan Idul Fitri

Begini Cara Warga di Pulo Aceh Rayakan Idul Fitri

22/03/2026
436 Warga Huntara Aceh Tengah Salat Idulfitri di Tenda Darurat

Warga di Huntara Aceh Saling Bersilaturahmi saat Lebaran

22/03/2026
Jak Bak Jeurat; Cara Warga Aceh Bersilaturahmi dengan Kerabat yang Sudah Tiada

Jak Bak Jeurat; Cara Warga Aceh Bersilaturahmi dengan Kerabat yang Sudah Tiada

22/03/2026

Terpopuler

Keluhan Tak Ditanggapi, Warga Bener Meriah Akan Perbaiki Jembatan Wih Kanis Secara Swadaya

Keluhan Tak Ditanggapi, Warga Bener Meriah Akan Perbaiki Jembatan Wih Kanis Secara Swadaya

01/03/2026

Isu Mosi Tak Percaya 67 Anggota DPRA Dinilai Operasi Politik Adu Domba, Soliditas di Bawah Zulfadhli Ditegaskan Tetap Kokoh

Akses Jalan Bener Meriah–Aceh Utara Mulai Normal, Pengendara Diminta Tetap Waspada

Pernyataan Prabowo Soal Pemulihan 100 Persen Bikin Korban Banjir Aceh Geram

Stok Rudal Iran Melimpah, AS-Israel Kelabakan Hentikan Serangan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com