REDELONG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh melaksanakan operasi pasar di enam kabupaten yang terdampak bencana sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
Adapun enam kabupaten yang menjadi lokasi operasi pasar tersebut meliputi Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Bener Meriah, dan Kabupaten Aceh Tengah.
Khusus di Kabupaten Bener Meriah, operasi pasar murah akan dilaksanakan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Bandar pada 27 April 2026, Kecamatan Bukit pada 28 April 2026, dan Kecamatan Pintu Rime Gayo pada 29 April 2026.
Plt. Dinas Perdagangan Kabupaten Bener Meriah, Rahmayanti, SE., S.M.P, saat diwawancarai melalui sambungan telepon pada Jumat (24/04/2026) menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, khususnya pasca dampak bencana yang terjadi di sejumlah wilayah.
“Operasi pasar ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta menjaga kestabilan harga bahan pokok di tengah kondisi yang dihadapi saat ini,” ujarnya.
Adapun komoditi yang disediakan dalam operasi pasar murah di setiap kecamatan meliputi beras sebanyak 6.000 kilogram, gula pasir 1.000 kilogram, minyak goreng 1.000 liter, serta telur sebanyak 660 papan.
Pemerintah Aceh melalui Disperindag berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, terutama dalam situasi darurat, dengan memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan harga tetap terkendali.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam menjaga daya beli masyarakat serta mempercepat pemulihan ekonomi di daerah terdampak bencana.











