Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

BMKG Deteksi 19 Titik Panas di Aceh

redaksi by redaksi
29/07/2026
in Nanggroe
0
Karhutla di Aceh Barat Meluas Jadi 34,1 Hektare

Kebakaran lahan terjadi di Desa Cot Seumeureung, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Minggu (14/6/2026). (ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat)

Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh mendeteksi 19 titik panas (hotspot) yang tersebar di sejumlah wilayah Aceh.

Temuan tersebut menjadi peringatan dini bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering selama musim kemarau.

“Total ada 19 titik panas yang terpantau di beberapa wilayah Aceh,” kata Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Fitriana Nur, Senin (27/7/2026).

Dia mengatakan titik panas tersebut terpantau berdasarkan hasil pemantauan sensor MODIS dari Satelit Terra, Aqua, Suomi NPP, serta NOAA-20/VIIRS pada 26 Juli 2026.

Berdasarkan data BMKG, Kabupaten Aceh Besar menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 11 titik yang tersebar di Kecamatan Indrapuri dan Kuta Cot Glie. Dari jumlah tersebut, satu titik memiliki tingkat kepercayaan tinggi (high confidence), sedangkan 10 titik lainnya berada pada tingkat kepercayaan sedang (medium confidence).

Selain Aceh Besar, tiga titik panas terdeteksi di Kabupaten Aceh Utara, tepatnya di Kecamatan Langkahan. Dua titik lainnya masing-masing terpantau di Kota Banda Aceh, yakni di Kecamatan Banda Raya dan Jaya Baru, serta dua titik di Kabupaten Pidie yang berada di Kecamatan Mutiara Timur. Sementara itu, satu titik panas lainnya terdeteksi di Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen.

Menurut Fitriana, kondisi cuaca yang relatif kering selama musim kemarau berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama apabila disertai aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar.

Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan karena api dapat dengan mudah meluas ke kawasan sekitarnya.

“Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan karena kondisi cuaca yang kering dapat meningkatkan potensi kebakaran,” ujarnya.

BMKG juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan karhutla dengan segera melaporkan kepada instansi terkait apabila menemukan titik api di lapangan. Langkah cepat tersebut dinilai penting agar api dapat segera dipadamkan sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Peringatan dini ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau di Aceh dapat diminimalkan.

Previous Post

Imigrasi Banda Aceh Terbitkan 16.150 Paspor pada Semester I 2026

Next Post

Satpol PP dan WH Aceh Besar Gelar Razia Busana Islami

Next Post
Satpol PP dan WH Aceh Besar Gelar Razia Busana Islami

Satpol PP dan WH Aceh Besar Gelar Razia Busana Islami

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

LPPM IAIN Takengon Gelar Coffee Morning, Perkuat Kolaborasi Riset Berbasis Data

LPPM IAIN Takengon Gelar Coffee Morning, Perkuat Kolaborasi Riset Berbasis Data

23/09/2026
Tingkatkan Mutu Layanan, Direktur RSUD Teungku Peukan: Tahun ini Ada 178 Nakes Telah Ikut Pelatihan

Tingkatkan Mutu Layanan, Direktur RSUD Teungku Peukan: Tahun ini Ada 178 Nakes Telah Ikut Pelatihan

23/09/2026
Lembaga Wali Nanggroe Dorong Penguatan Konservasi Berbasis Adat untuk Menjaga Hutan dan Keseimbangan Alam Aceh

Lembaga Wali Nanggroe Dorong Penguatan Konservasi Berbasis Adat untuk Menjaga Hutan dan Keseimbangan Alam Aceh

23/09/2026
DPRK Pidie Jaya Rindu Wakil Bupati Hadir di Paripurna: Semoga Bupati Bisa Gandeng Tangan

DPRK Pidie Jaya Rindu Wakil Bupati Hadir di Paripurna: Semoga Bupati Bisa Gandeng Tangan

23/09/2026
Peukan Bada Jadi Tempat Pembibitan Tanaman Mangrove

Peukan Bada Jadi Tempat Pembibitan Tanaman Mangrove

23/09/2026

Terpopuler

Akademisi Minta Waktu Penjaringan Dekan FK USK diperpanjang dan syaratnya Mudah

Utang RSUDZA Tembus Rp416,97 Miliar, Nasrul Zaman: Periksa Manajemen Lama

22/09/2026

BMKG Deteksi 19 Titik Panas di Aceh

Idris Abdya Mantapkan Langkah Maju Sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI Utusan Aceh Periode Akan Datang

Warga Asal Pidie Ditangkap Polisi Sumut dengan 480 Gram Sabu

Rp1,005 Triliun Belanja Pidie Jaya: Naik Lebih Cepat dari Pendapatan, FKPD Tagih Transparansi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com