Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Kemenkes Serahkan 11 Unit Ambulans untuk Pemulihan Bencana Aceh Tamiang

redaksi by redaksi
05/05/2026
in Lintas Timur
0
Kemenkes Serahkan 11 Unit Ambulans untuk Pemulihan Bencana Aceh Tamiang

Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI Agus Jamaluddin saat menyerahkan 11 unit bantuan mobil ambulans untuk Dinkes dan RSUD Aceh Tamiang, Senin (4/5/2026). (ANTARA/Dede Harison)

Tamiang – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyerahkan bantuan sebanyak 11 unit mobil ambulans dan enam unit mesin genset kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang sebagai upaya penguatan atau pemulihan layanan kesehatan pascabencana di daerah setempat.

Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI, Agus Jamaluddin di Aceh Tamiang, Senin, menyatakan bahwa bantuan yang dihimpun melalui skema CSR dan dana pusat ini bertujuan untuk memulihkan derajat kesehatan masyarakat yang terdampak bencana.

“Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menyisakan masalah kesehatan yang serius. Kami berharap kendaraan operasional serta bantuan genset ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk melayani masyarakat,” kata Agus Jamaluddin.

Dirinya menekankan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah tidak hanya berhenti pada penyerahan bantuan, tetapi juga pada pemeliharaan sarana agar fungsi layanan publik tetap optimal dalam jangka panjang.

Kemenkes mendorong rumah sakit dan puskesmas di Aceh Tamiang untuk segera mempercepat progres klaim layanan kesehatan darurat bencana. Apalagi menurutnya, respons administratif saat ini masih lambat meski regulasi dan anggaran sudah tersedia.

“Uangnya ada, namun responnya masih rendah. Kami meminta RSUD Muda Sedia dan puskesmas segera mengajukan klaim. Kendala klasik seperti kehilangan KTP warga terdampak seharusnya bisa diatasi dengan surat keterangan dari tingkat desa sesuai petunjuk teknis yang ada,” ujarnya.

Dirinya juga mengingatkan, kepada tim kesehatan dapat membangun manajemen bencana yang lebih tangguh melalui pembentukan Tim Reaksi Cepat atau Emergency Medical Team (EMT).

“Kemenkes komit memberikan pelatihan manajemen bencana agar pusat komando (HEOC) dapat berjalan efektif saat krisis terjadi,” kata Agus.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail mengapresiasi Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Kesehatan, dan Menteri Pekerjaan Umum atas respon cepat terhadap kebutuhan mendesak di daerahnya.

“Banjir yang melanda beberapa waktu lalu tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi melumpuhkan akses kesehatan primer. Bantuan ini adalah harapan baru bagi kami untuk bangkit kembali,” kata Ismail.

Karena itu, dirinya menginstruksikan kepada instansi penerima manfaat untuk menjaga bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Diharapkan, normalisasi pascabencana ini mendapat dukungan berkelanjutan agar fasilitas kesehatan memiliki ketahanan yang lebih baik di masa depan.

Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, dr Mustakim melaporkan bahwa dari total 11 unit ambulans, 10 unit didistribusikan untuk puskesmas yang terdampak banjir, termasuk enam unit mesin pembangkit listrik (genset). Sedangkan satu unit lagi diserahkan kepada RSUD Muda Sedia.

“Terdapat 12 puskesmas yang terdampak banjir. Kami terus berkoordinasi dengan Kemenkes agar seluruh titik layanan kesehatan dapat tercaver secara optimal sesuai arahan Presiden,” demikian dr Mustakim.

Sumber: antara

Previous Post

Pemerintah Kebut Pembangunan Huntara di Aceh

Next Post

Dinkes Aceh Barat akan Eksekusi Kolaborasi SDM Kesehatan Bersama FK USK

Next Post
Dinkes Aceh Barat akan Eksekusi Kolaborasi SDM Kesehatan Bersama FK USK

Dinkes Aceh Barat akan Eksekusi Kolaborasi SDM Kesehatan Bersama FK USK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Abdya Rapat Daring Bersama BSKDN Kemendagri Bahas LIP dan Timeline Program Review

Pemkab Abdya Rapat Daring Bersama BSKDN Kemendagri Bahas LIP dan Timeline Program Review

30/09/2026
Wali Nanggroe Aceh Disambut Peusijuek Setelah Kembali dari Pengobatan di Malaysia

Wali Nanggroe Aceh Disambut Peusijuek Setelah Kembali dari Pengobatan di Malaysia

30/09/2026
UNDP Indonesia Beri Pemahaman Green Jobs Untuk Mahasiswa STAIN Meulaboh

UNDP Indonesia Beri Pemahaman Green Jobs Untuk Mahasiswa STAIN Meulaboh

30/09/2026
Ohku, APBK-P Pidie Jaya Tembus Rp1,02 Triliun, Bupati Sibral Desak SKPK Kejar Hasil

Ohku, APBK-P Pidie Jaya Tembus Rp1,02 Triliun, Bupati Sibral Desak SKPK Kejar Hasil

30/09/2026
Kasus Perusakan Kebun di Pidie Jaya Berakhir Damai, Tersangka Bayar Ganti Rugi Rp3 Juta

Kasus Perusakan Kebun di Pidie Jaya Berakhir Damai, Tersangka Bayar Ganti Rugi Rp3 Juta

30/09/2026

Terpopuler

Kemenkes Serahkan 11 Unit Ambulans untuk Pemulihan Bencana Aceh Tamiang

Kemenkes Serahkan 11 Unit Ambulans untuk Pemulihan Bencana Aceh Tamiang

05/05/2026

Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com