Tapaktuan – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dijadwalkan melantik Sekretaris Daerah (Sekda) definitif pada Kamis, 7 Mei 2027. Momentum ini dinilai krusial dalam memperkuat konsolidasi birokrasi serta mempercepat realisasi visi-misi kepala daerah.
Sekretaris Umum Tim Pemenangan pasangan MANIS (H. Mirwan MS – H. Baital Mukadis), Hanzirwansyah, menyampaikan harapan agar Sekda yang dilantik mampu menjadi motor penggerak administrasi pemerintahan yang efektif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan pembangunan daerah.
“Sekda memiliki peran strategis sebagai koordinator seluruh OPD. Kami berharap figur yang dilantik mampu memperkuat sinergi birokrasi dan memastikan setiap program berjalan tepat sasaran,” ujar Hanzirwansyah kepada wartawan, Rabu, 6 Mei 2026.
Ia menegaskan, posisi Sekda tidak sekadar administratif, melainkan menjadi simpul utama dalam merumuskan kebijakan daerah dan menjaga kesinambungan pelaksanaan program prioritas pemerintah.
“Sekda harus mampu menerjemahkan visi-misi kepala daerah ke dalam program kerja yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat. Ini penting agar arah pembangunan tetap konsisten menuju Aceh Selatan yang maju, produktif, dan madani,” katanya.
Lebih lanjut, Hanzirwansyah menyoroti pentingnya pengawalan ketat terhadap program pembangunan, agar tidak keluar dari koridor perencanaan yang telah ditetapkan. Menurutnya, peran Sekda juga krusial dalam menjaga disiplin anggaran serta memastikan efektivitas belanja daerah.
Terkait sosok yang akan dilantik, ia menilai Diva Samudra Putra, SE, MM, memiliki rekam jejak yang memadai dalam pemerintahan. Pengalaman di sejumlah posisi strategis di Aceh Selatan dinilai menjadi modal penting dalam menjalankan tugas sebagai Sekda.
“Beliau pernah menjabat sebagai Kepala BPKD dan Sekretaris DPRK. Pengalaman ini tentu menjadi nilai tambah, terutama dalam membangun komunikasi yang harmonis antara eksekutif dan legislatif,” ungkapnya.
Menurut Hanzirwansyah, pengalaman Diva di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah juga menjadi faktor penting, mengingat Sekda secara ex-officio menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK).
“Kita berharap beliau mampu menata kembali pengelolaan keuangan daerah secara lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil,” tegasnya.
Pelantikan Sekda definitif ini diharapkan menjadi titik balik dalam meningkatkan kinerja birokrasi di Aceh Selatan, sekaligus mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.
“Ini bukan sekadar pelantikan jabatan, tetapi momentum untuk memperkuat pondasi pemerintahan. Harapan masyarakat besar, dan itu harus dijawab dengan kerja nyata,” demikian kata Hanzirwansyah.





![[Opini] Ruang Rawat Inap Terbatas, Pelayanan Kesehatan Kluet Timur Perlu Perhatian Serius](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-06-at-20.10.00-120x86.jpeg)




![[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-06-at-15.09.56-350x250.jpeg)
