Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Ngotot Perang, Trump ‘Tendang’ Netanyahu dari Pembicaraan Nego Iran

redaksi by redaksi
25/05/2026
in Internasional
0
Ngotot Perang, Trump ‘Tendang’ Netanyahu dari Pembicaraan Nego Iran

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan 'ditendang' Presiden Amerika Serikat Donald Trump dari pembicaraan damai dengan Iran. (Foto: AFP/JIM WATSON)

Jakarta – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan ‘ditendang’ Presiden Amerika Serikat Donald Trump dari pembicaraan damai dengan Iran.

Sejumlah pejabat pertahanan Israel mengatakan sikap Trump kepada Netanyahu itu berubah dari sebelumnya rekan diskusi menjadi hanya “seorang penumpang” setelah serangan gabungan AS-Israel gagal menghancurkan Republik Islam Iran.

Menurut para pejabat, Trump dan pemerintahannya keki setelah prediksi Netanyahu akan kemenangan atas Iran gagal total.

Karenanya, Trump nyaris sepenuhnya mengeluarkan Netanyahu dari pembicaraan gencatan senjata dengan Iran.

Dua pejabat pertahanan Israel meminta bicara secara anonim kepada The New York Times karena sensitivitas masalah.

Menurut para pejabat, karena kondisi ini, Israel pun terpaksa mengumpulkan informasi mengenai komunikasi AS-Iran melalui koneksi mereka dengan para pemimpin dan diplomat Timur Tengah, serta melalui pengawasan mereka sendiri dari dalam rezim Iran.

Para pejabat menuturkan pemerintahan Trump tampaknya tidak akan bersikeras memasukkan masalah rudal balistik Teheran ke dalam kesepakatan karena telah mengecualikan Israel dari negosiasi. Dalam hal ini, kesepakatan apa pun yang dibuat tampaknya tidak akan lebih baik dari perjanjian tahun 2015, yang dikritik keras Netanyahu karena tidak membahas rudal Iran.

Israel juga menduga bahwa AS bisa saja setuju untuk mencabut sanksi ekonomi terhadap Iran, yang sejak awal menjadi syarat Teheran. Hal ini berpotensi membuat Iran mendapatkan kembali pundi-pundi uang mereka dan akhirnya mempersenjatai diri lagi untuk melawan Tel Aviv.

Situasi ini merupakan kemunduran jelas bagi Netanyahu yang pada awal perang menyombongkan hubungan karibnya dengan Trump.

Menjelang serangan 28 Februari, Netanyahu tidak hanya duduk memantau mendampingi Trump, tetapi juga memimpin diskusi mengenai rencana serangan.

Sejak lama Netanyahu memposisikan diri di hadapan rakyat Israel bak penasihat Trump. Dalam pidatonya menjelang pemilihan umum, ia meyakinkan warga Israel bahwa ia bicara dengan Trump nyaris setiap hari dan bertukar ide serta memutuskan suatu hal “bersama.”

Pada awalnya, Trump memang percaya bahwa rencana Netanyahu akan berjalan mulus. Namun, banyak orang di lingkaran Trump merasa bahwa rencana penggulingan rezim, yang dikejar Netanyahu pasca membunuh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, tidak masuk akal.

Seiring berjalannya perang, prioritas AS dan Israel mulai berseberangan, terutama setelah Iran menutup Selat Hormuz dan menyebabkan harga minyak dunia melambung.

Trump beralih ingin mengakhiri pertempuran. Ia perlahan mengubah pandangannya terhadap Netanyahu dengan hanya menganggapnya sebagai sekutu perang, bukan mitra dekat dalam hal negosiasi.

Bahkan, menurut para pejabat Amerika, Trump menganggap Netanyahu sebagai seseorang yang perlu dibatasi dalam hal menyelesaikan konflik.

Seiring dengan ini, Trump mulai memegang kendali sendiri atas perang melawan Iran. Ia meminta Israel menunggu “lampu hijau” dari AS dalam situasi sensitif, seperti ketika Trump berniat mengembalikan Iran ke zaman batu.

Pengucilan ini sangat sulit diterima sejumlah pejabat Israel yang mencatat bahwa Tel Aviv dengan sukarela memikul beberapa tugas yang lebih kontroversial, termasuk melakukan pembunuhan di luar hukum terhadap pemimpin sebuah negara berdaulat. Ini merupakan sesuatu yang belum pernah dilakukan Amerika Serikat sebelumnya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Tegang, Kapal Taiwan dan China Saling Adang di Laut China Selatan

Next Post

Pemkab Segera Lakukan Normalisasi Saluran Irigasi di Lhoknga

Next Post
Pemkab Segera Lakukan Normalisasi Saluran Irigasi di Lhoknga

Pemkab Segera Lakukan Normalisasi Saluran Irigasi di Lhoknga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemko Banda Aceh Serahkan Bonus kepada Kafilah Berprestasi

Pemko Banda Aceh Serahkan Bonus kepada Kafilah Berprestasi

25/05/2026
Pemkab Segera Lakukan Normalisasi Saluran Irigasi di Lhoknga

Pemkab Segera Lakukan Normalisasi Saluran Irigasi di Lhoknga

25/05/2026
Ngotot Perang, Trump ‘Tendang’ Netanyahu dari Pembicaraan Nego Iran

Ngotot Perang, Trump ‘Tendang’ Netanyahu dari Pembicaraan Nego Iran

25/05/2026
Tegang, Kapal Taiwan dan China Saling Adang di Laut China Selatan

Tegang, Kapal Taiwan dan China Saling Adang di Laut China Selatan

25/05/2026
Jelang Libur Iduladha, Pesantren Al Zahrah Lakukan Terobosan Baru Ini!

Jelang Libur Iduladha, Pesantren Al Zahrah Lakukan Terobosan Baru Ini!

24/05/2026

Terpopuler

Pemutaran Film “Pesta Babi” di Temas River Park Berlangsung Khidmat, Bahas Krisis Lingkungan dan Papua

Pemutaran Film “Pesta Babi” di Temas River Park Berlangsung Khidmat, Bahas Krisis Lingkungan dan Papua

24/05/2026

Tuanku Muhammad Minta Sistem Kelistrikan Aceh Merdeka dari Sumbagut

Ohku, Listrik Padam Total di Aceh dan Sumatera Utara

Panjat Tebing Perdana Ikut O2SN, Sekolah Kirim Atlet Muda ke Pertandingan

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com